Berita

BOM MARATON BOSTON

Anzor Tsarnaev: Anak Saya Dijebak

Dzhokhar Bersembunyi di dalam Boat dan Sudah Ditangkap
SABTU, 20 APRIL 2013 | 07:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anzor Tsarnaev adalah ayah dari kakak beradik Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev yang diduga kuat sebagai aktor yang meledakkan dua bom di arena Marathon Boston.

Tamerlan tewas dalam kontak senjata dengan polisi Kamis tengah malam waktu setempat atau Jumat siang kemarin waktu Indonesia (19/4). Sementara Dzhokhar melarikan diri dan kini sedang dikepung. Ia diduga bersembunyi di sebuah boat di halaman belakang sebuah rumah.

Polisi dikabarkan telah menangkap Dzhokhar dan menurut ABC News beberapa saat lalu. Belum diketahui pasti keadaan terakhir Dzhokhar.


Kepada stasiun televisi di Dagestan, Chechnya, Zvezda, Anzor Tsarnaev mengatakan anaknya dijebak oleh orang lain.

"Saya tidak tahu bagaimana mereka melakukan itu (menjebak Tsarnaev bersaudara). Tetapi orang lain melakukan itu. Dan pengecut karena mereka menembak mati (Tamerlan). Memang ada polisi yang seperti ini," ujarnya.

Dia juga mengatakan siapapun yang berada di balik pengeboman itu sebagai bastard atau bajingan.

Anzor berusaha untuk menghubungi keluarganya yang berada di Kanada maupun di Amerika Serikat untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya. Tetapi ia tak dapat menghubungi mereka.

Kakak beradi Tsarnaev sudah sepuluh tahun menetap di Amerika Serikat. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya