Berita

ILUSTRASI

Olahraga

Soal UN, Joko Widodo Berbeda Pendapat dengan Anak Buah

JUMAT, 19 APRIL 2013 | 19:41 WIB | LAPORAN:

Wacana mengembalikan pengadaan naskah Ujian Nasional (UN) ke masing-masing provinsi terus bergulir. Gubernur Joko Widodo termasuk yang setuju agar distribusi materi UN ke depan tak lagi diserahkan ke pusat.

"Menurut saya sebaiknya didelegasikan ke daerah. Jadi distribusinya lebih dekat. Daerah kan lebih menguasai daerahnya," kata Joko Widodo saat ditemui usai santap siang di kawasan Jakarta Utara, Jumat (19/4).

"Jangan disentralisir tapi didistribusikan daerah lalu dikirim ke sekolah-sekolah. Artinya, yang dikirim dari pusat itu hanya soft copy saja. Kirim lalu cetak, bisa selesai," lanjut pria lulusan fakultas kehutanan Universitas Gajah mada itu.


Jika Joko Widodo setuju pencetakan naskah UN dibebankan ke daerah, sebaliknya dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto. Menurut Taufik, tugas Pemprov DKI hanya sebatas penerima.

"Untuk percetakan kertas ujian ke depannya saya setuju di pusat saja. Karena kita harus memepersiapkan siswa pra ujian," kata Taufik kepada wartawan di depan Balaikota, Jakarta pada Rabu (17/4) kemarin.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya