Langkah pemain tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito, di kejuaraan Badminton Asia Championship 2013 masih mulus. Shesar lolos ke babak ketiga usai menang atas unggulan ke-14 dari Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk dua set langsung, 21-17, 21-11 di babak kedua.
Shesar yang baru memulai debut perdana di kancah Internasional menilai kemenangannya kali ini karena berhasil mengubah strategi. Dia memilih menggunakan permainan net untuk menghindari smash keras yang jadi andalan lawannya.
“Saya banyak memaksa permainan net. Karena kalau kalah di depan, Tanongsak menyerang terus. Selain itu saya juga mampu mengantisipasi smash-nya,†ujarnya dikutip situs resmi PBSI, kemarin.
Pemain asal klub PB Djarum itu juga mengakui di laga ini dia bermain tanpa beban. “Kalau tegang, permainan saya tidak keluar. Ini pula yang membuat saya juga bisa tampil percaya diri.â€
Shesar jadi tunggal putra kedua yang lolos ke babak ketiga. Di babak ketiga Shesar akan bersua dengan lawan berat asal China, Wang Zhengming, yang juga unggulan keenam di turnamen ini.
Sebelumnya, unggulan putra Garuda lainnya, Thomi Azizan Mahbub lebih dulu maju usai menang telak atas pemain Uzbekistan, Timurbek Karimov dengan skor 21-3, 21-7. Thomi selanjutnya akan bertemu unggulan ke-10 asal Malaysia Wei Feng Chong yang pada di laga sebelumnya mengalahkan wakil Vietnam Nguyen Hoang Nam.
Di tunggal putri, satu-satunya harapan Indonesia di nomor ini, Bellaetrix Manuputty, harus kandas di babak kedua. Bellaetrix disingkirkan unggulan ke-4 asal Thailand, Ratchanok Intanon, 21-13, 21-16.
Di laga ini penampilan Bella tampak terbebani. Pasalnya, dia merupakan satu-satunya yang tersisa dari empat tunggal putri yang dikirim. Di dalam lapangan, Bella yang harus berjumpa dengan lawan berat. Dia tidak mampu meredam serangan yang dilancarkan Intanon. Akhirnya, ia harus menyerah dengan dua set langsung 21-13, 21-16. Dengan kekalahan Bella, maka Indonesia kehabisan wakil di nomor tunggal putri. Sebelumnya, Aprillia Yuswandari, Maria Febe Kusumastuti dan Hera Desi Ana Rachmawati, harus tersingkir di babak pertama Rabu lalu.
Sementara itu, dari tiga pasang ganda campuran yang dikirim, Indonesia hanya menyisakan satu wakilnya di perempat final. Fran Kurniawan/ Shendy Puspa Irawati yang jadi unggulan kelima, belum menemukan lawan yang tangguh.
Menghadapi pasangan kualifikasi asal Taiwan, Lee Sheng Mu/Cheng Wen Hsing, mereka menang menang dua set langsung 21-15, 21-12. Selanjutnya, Fran/Shendy akan menguji ketangguhannya ketika berhadapan dengan unggulan ketiga dari Thailand, Sudket Prakapakamol/Saralee Thoungthongkam.
Kesuksesan meraka gagal diikuti pasangan Markis Kido/Pia Zebadiah.
Menempati unggulan keempat, mereka ditumbangkan pasangan China, Wei Hong/Tang Jinhua. Sebenarnya Kido Pia mampu merebut set pertama dengan 18-21. Namun, di dua set berikutnya, mereka tidak mampu membendung serangan yang dilancarkan Wei/Tang, dan akhirnya menyerah 21-16, 22-20.
Pasangan Lukhi/Annisa juga berasib sama seperti Kido/Pia. Mereka dengan mudah disingkirkan pasangan Korea Shin Baek Choel/Jang Ye Na. [Harian Rakyat Merdeka]