Berita

TAUFIK Y MULYANTO/IST

Olahraga

Naskah UN di DKI pun Sempat Tercecer

RABU, 17 APRIL 2013 | 14:39 WIB | LAPORAN:

Bukan hanya di wilayah tengah Indonesia, pendistribusian naskah Ujian Nasional tingkat SMA/sederajat di DKI Jakarta ternyata juga sempat amburadul.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Y Mulyanto kepada wartawan di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).

"Kendala, persoalan kecil pasti ada. Kemarin sempat ada satu amplop soal ketinggalan ke satu sekolah. Namun kita langsung minta, percetakan segera memberikan soal tersebut," beber Taufik.


Menurutnya, kasus kelalaian dalam pendistribusian soal di daerah merupakan tindakan non profesionalitas dari kinerja salah satu percetakan yang telah memenangkan tender proyek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Untuk 33 provinsi ada enam percetakan. Lima percetakan baik, tapi ada satu percetakan yang tidak bisa menepati kewajibannya, artinya ini bisa dianggap penyimpangan dan kerugian negara. Lima bisa, kenapa satu tidak bisa," kata Taufik mempertanyakan.

Meski begitu ia tak setuju jika gara-gara persoalan ini kemudian pengadaan materi UN dikembalikan ke masing-masing provinsi.

"Pada prinsipnya kita hanya penerima sebagai user. Untuk percetakan kertas ujian ke depannya saya setuju di pusat saja karena kita harus memepersiapkan siswa pra ujian,"
 ucapnya beralasan.

Lebih lanjut disinggung soal keluhan kertas Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang dinilai begitu tipis, Taufik mengatakan dirinya tak mau terlalu mempersoalkannya.

"Saya positif saja, mengenai kertas LJK tipis, kita sudah sampaikan. Ada dua aspek yang kita tekankan ke anak didik, pertama cermat dulu untuk membaca dan menjawab. Mereka kita imbau, untuk menggunakan penghapus yang khusus dan soft," jelasnya.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya