Berita

ramadhan pohan/ist

Ramadhan Pohan Tak Mau Membunuh Karakter Anas Urbaningrum

SELASA, 16 APRIL 2013 | 23:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat Ramadhan Pohan punya prinsip yang tegas dalam berpolitik. Mantan jurnalis Jawa Pos itu menyadari bahwa masyarakat umumnya menilai politik sebagai permainan yang kejam, yang kerap mengabaikan etika dan kemanusiaan, dan juga sering mengorbankan persahabatan.

Tetapi, ujar Ramadhan Pohan ketika berbicara di depan peserta kursus jurnalistik yang digelar MedanBagus.Com dan Teguh School of Democracy di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara di Medan (Selasa, 16/4), politik bagi dirinya adalah kemauan untuk berbagi dengan sesama anak negeri tanpa harus menyakiti pihak yang berbeda dengan dirinya.

Prinsip ini dia dapatkan dari pengalamannya sebagai jurnalis. Ramadhan diundang berbicara di depan peserta kursus jurnalistik bertema "Media dan Rekonstruksi sebuah Bangsa" ini untuk membagikan pengalamannya sebagai jurnalis dan membandingkan kehidupan seorang jurnalis dan politisi.


"Sebagai jurnalis saya dituntut untuk mau mempelajari dan memahami perspektif lain. Itu sebabnya dalam politik saya percaya bahwa kita harus merangkul orang yang berbeda pandangan dengan kita," ujar Ramadhan.

Prinsip ini dia terapkan di tengah konflik yang kini terjadi di tubuh Partai Demokrat setelah Anas Urbaningrum berhenti dari posisi ketua umum karena terseret dalam skandal pembangunan proyek Hambalang.

"Saya belajar banyak dari Anas Urbaningrum tentang organisasi. Walau pun kini kami berbeda dan berseberangan, saya tidak akan membunuh karakternya," ujar Ramadhan lagi.

Dia juga menggunakan prinsip ini dalam melihat hubungan antara penguasa dan oposisi. Menurutnya, Republik Indonesia bukan hanya milik penguasa, juga bukan hanya milik oposisi. Kedua kelompok ini harus mau saling mengerti demi kepentingan bangsa.

Ramadhan kini adalah anggota DPR RI mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur VII yang meliputi Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Magetan, dan Trenggalek. Untuk Pemilu 2014 ia berencana maju dari Dapil Sumatera Utara I yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya