Berita

ilustrasi/ist

Olahraga

Polrestro Jaksel Turunkan 137 Personel Amankan UN

MINGGU, 14 APRIL 2013 | 14:25 WIB | LAPORAN:

Polres Metro Jakarta Selatan menyiagakan 317 personel untuk mengamankan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di 201 sekolah yang berada di wilayah hukumnya.

"Personel yang kita siagakan di masing-masing sekolah beragam, satu hingga dua orang," kata Kasubag Humas Polrestro Jaksel Kompol Aswin saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (14/4).

Aswin memastikan tidak akan ada kebocoran lembar soal UN. Sebab, pihaknya akan melakukan pengawalan ketat dalam pendistribusian ke tiap-tiap sekolah. "Kita kawal ketat," katanya.


Sementara itu, untuk temuan indikasi kecurangan dalam pelaksanaan UN, pihak kepolisian akan menindaklanjutinya jika ada laporan yang masuk.

"Untuk temuan kecurangan kita sistemnya tunggu bola. Kalau ada laporan itu, kita akan bantu," ujar Aswin.

Seperti diketahui, Ujian Nasional tingkat SMA akan digelar mulai Senin (15/4) hingga Kamis (18/4) mendatang.

Berikut rincian pengamanan yang akan dilakukan aparat kepolisian di wilayah hukum Jakarta Selatan. Polsek Pesanggrahan sebanyak 7 sekolah dengan pengamanan 14 personel, Polsek Kebayoran Lama sebanyak 35 sekolah dengan 35 personel.

Selanjutnya, Polsek Ciputat sebanyak 19 sekolah dengan 19 personel, Polsek Cilandak sebanyak 24 sekolah dengan 48 personel, Polsek Pamulang sebanyak 15 sekolah dengan 30 personel. Polsek Jagakarsa 14 sekolah dengan 28 personel.

Kemudian, Polsek Kebayoran Baru 25 sekolah dengan 25 personel, Polsek Setia Budi 8 sekolah dengan 16 personel, Polsek Tebet 15 sekolah dengan 44 personel, Polsek Pancoran 10 sekolah dengan 20 personel, Polsek Mampang 7 sekolah dengan 14 personel, dan Polsek Pasar Minggu sebanyak 22 sekolah dengan 24 personel.

Untuk pendistribusian lembar soal UN melibatkan 17 personel dalam pengawalan. Yang dibagi dalam tujuh rayon yaitu Rayon 9 di SMAN 47, Rayon 10 di SMAN 70, Rayon 11 di SMAN 3, Rayon 12 di SMAN 28, Rayon 4 Jaksel 1 di SMKN 6, Rayon 4 Jaksel 2 di SMKN 47, dan Rayon 18 Jaksel 2 di MAN 4 Jakarta. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya