Berita

Chris John

Olahraga

Dragon Incar KO Di Tiap Ronde

Jelang Duel Chris John Vs Satoshi Hosono
SABTU, 13 APRIL 2013 | 09:34 WIB

Kurang dari dua hari pertarungan digelar, dua petinju kebanggaan Indonesia, Chris “The Dragon” John dan  Daud “Cino” Yordan makin mantap bersiap mempertahankan gelarnya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia.

Tahu bakal menjalani laga yang sulit, Chris Jhon berjanji menampilkan gaya bertarung berbeda dari biasanya. Dia akan mengkombinasikan  The Dragon Punch saat melawan petinju asal Jepang Satoshi “Bazooka” Hosono.

Sementara bagi juara IBO Daud “Cino”Yordan, pertarungan dengan petinju Afrika Selatan Simphiwe “V12” Vetyeka merupakan yang terakhir kalinya di kelas bulu.


Bagi The Dragon maupun Cino, lawan yang akan mereka hadapi bukanlah petarung sembarang. Mereka mengukur dari catatan rekor bertanding yang dimiliki masing-masing calon lawannya itu.

“Setiap petinju yang berperingkat dari 1sampai 15 versi WBA, sudah pasti lawan yang tangguh. Apalagi Satoshi berada peringkat enam WBA, pasti sulit dikalahkan.

Makanya, saya akan mewaspadainya,” kata Chris John saat jumpa press di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin.

Petinju asal Banjarnegara, Jawa Tengah itu optimis bisa mempertahankan gelarnya ke-18. Meski demikian, dia tidak menargetkan di ronde berapa bisa menjungkalkan lawannya. Petinju berusia 33 tahun ini tak mau sesumbar di depan publik. “Setiap ronde ada kesempatan untuk membuat KO. Itu yang akan saya manfaatkan sebaik mungkin dengan pukulan The Dragon Punch.”

Yang jelas, The Dragon telah mempersiapkan diri secara matang sebelum menjalani pertarungan tersebut. Dia mengungkapkan telah melakukan persiapan intensif selama sebulan di Perth, Australia.

“Ini adalah mimpi saya untuk kembali dan bertarung di Jakarta. Saya bertekad membuat Indonesia bangga. Saya sangat senang dapat menjadi juara dunia. Saya mohon dukungan doa dari masyarakat Indonesia.”

Calon lawan The Dragon, Satoshi “Bazooka” Hosono mengaku tidak mempunyai persiapan khusus untuk melakoni duel akhir pekan nanti.

“Saya tidak memiliki persiapan khusus. Saya hanya bermain seperti biasanya. Chris John petinju yang baik, kami akan lihat hasilnya nanti.”

Sedangan Cino menilai V12 sebagai petinju agresif, tapi tidak banyak membuat pertimbangan matang saat bertanding. Meski begitu, dia mengikuti sikap Chris John yang bersikap merendah menakar kekuatan calon lawannya.

 â€œDia petinju bagus. Saya patut waspada. Dia punya pukulan-pukulan yang lengkap. Tetapi saya yakin bisa menang. Saya memperkuat semua aspek, baik pukulan maupun daya tahan tubuh.”

Pemilik rekor 23 kali menang KO dari 30 pertandingan ini merasa bangga bisa bermain di tanah air. Sebab, beberapa pertandingan sebelumnya selalu dilaksanakan di luar negeri. “Ini merupakan suatu, karena sebelumnya saya selalu bertanding di luar. Ini bagus buat saya, karena mendapat motivasi bertanding tambahan.” [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya