Berita

Politik

Bambang Soesatyo: Pergantian Kapolri dan Panglima TNI Sarat Kepentingan Politik

KAMIS, 11 APRIL 2013 | 11:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pergantian Kapolri atau Panglima TNI adalah sepenuhnya hak presiden. DPR tidak bisa menolak kebijakan presiden terkait masa bakti dua kepala angkatan bersenjata itu.

Namun demikian, diduga kuat rencana pensiun Kapolri yang dipercepat bersamaan dengan pergantian Panglima TNI yang pensiun pada Mei tahun ini, sarat dengan muatan politik.

"Ini tidak akan terlepas dari agenda politik yang sedang berlangsung sampai 2014. Saya tidak tahu apakah ini termasuk dalam pengamanan untuk kepentingan kekuasaan setelah SBY lengser 2014," ujar anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/4).


Tapi dia yakin, pergantian Panglima TNI dan Kapolri, begitu juga pencopotan Kepala Badan Negara atau Jaksa Agung, sangat terkait agenda politik Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden.

Terlepas dari itu, Bambang menilai, secara umum Komisi III menganggap kinerja Kapolri Jenderal Timur Pradopo selama ini cukup baik.

"Kapolri cukup bagus walau ada lobang-lobang yang harus ditutupi," terangnya.

Karena penunjukan Kapolri baru adalah hak istimewa presiden, Komisi III tak mengajukan nama calon pengganti Timur.

"Siapa saja baik. Kriteria pas Kapolri ke depan adalah lebih tegas jaga marwah atau kewibawaan Polri dan sekaligus memperbaiki apa-apa yang menjadi kekurangan Polri selama ini," tandasnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya