Berita

Taufik Kiemas

Wawancara

WAWANCARA

Taufik Kiemas: Lukman Edy Nanti Jelaskan 4 Pilar Ke Muhaimin Iskandar

KAMIS, 11 APRIL 2013 | 10:15 WIB

MPR tetap mensosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara. Tidak terpengaruh dengan kritikan banyak kalangan agar konsep itu diubah.

Yang penting, rakyat merespons positif sosialisasi empat pilar, yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Begitu disampaikan Ketua MPR Taufik Kiemas menanggapi kritikan Ketua Umum  PKB Muhaimin Iskandar bahwa Pancasila bukan bagian dari empat pilar berbangsa dan bernegara.


“Sepanjang rakyat merespons posisif empat pilar itu, kami tetap sosialisasi terus, jalan terus. Tidak terganggu dengan berbagai kritikan,’’ujar Taufik Kiemas kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, Muhaimin Iskandar menegaskan pemahaman Pancasila sebagai bagian dari empat pilar kebangsaan adalah sebuah kesalahan persepsi.

Pancasila, lanjutnya, adalah dasar atau asas negara. Bukan bagian dari empat pilar kebangsaan itu. Makanya, Muhaimin minta agar MPR meralat kesalahan tersebut.
Taufik Kiemas selanjutnya mengatakan, jika dipahami dengan utuh dan benar, empat pilar yang disosialisasikan MPR dapat menjadi perekat bangsa.

“Empat pilar selama ini cukup berhasil meredam perbedaan dan membangun nation and character building,” katanya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Kritikan seperti Muhaimin Iskandar itu sudah banyak, apa tanggapan Anda?

Makanya saya minta  Pak Lukman Edy nanti yang menjelaskan kepada Pak Muhaimin Iskandar mengenai empat pilar yang sedang disosialisasikan MPR itu. Dijelaskan mengenai pemahaman-pemahaman empat pilar tersebut.

Sebab, pada dasarnya sosialisasi empat pilar ini  upaya membentuk nation and character building bagi masyarakat, terutama bagi generasi penerus bangsa.

Kenapa mengutus Lukman Edy?
Karena beliau berasal dari Fraksi PKB di MPR. Kami minta beliau untuk menjelaskan masalah empat pilar itu.

Muhaimin minta empat pilar dievaluasi, apa tanggapannya?

Selama ini sosialisasi empat pilar yang dilakukan MPR mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Artinya tetap diteruskan?
Ya dong. Selama ini kan sudah baik. Pemikiran saya kenapa harus sampaikan empat pilar karena keempat-empatnya sangat penting dan terintegrasi atau terkait satu sama lain.

Pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harus lengkap disosialisasikan. Saya tidak bisa bayangkan kalau hanya salah satu saja yang disosialisasikan

Oh ya, mengenai bendera Aceh yang mirip bendera GAM, ini bagaimana?
Kita semua harus ikuti prosedur yang ada. Sudah ada aturan-aturannya.
Itu saja diikuti. Kita harus menyikapinya dengan hati-hati. Saya harap masalah ini perlu dijelaskan secara  damai.

Siapa yang menjelaskan?
Ya, pemerintah pusat yang perlu menjelaskan masalah itu secara damai.

Bukankah ini bisa mengganggu NKRI?
 Saya rasa tidak ya. Saya yakin Aceh tidak akan keluar dari NKRI. Tapi kita lihat dulu perkembangannya. Masalah ini bisa dibicarakan secara baik-baik berdasarkan aturan yang ada dan kesepakatan perdamaian dengan GAM.

Perdebatan-perdebatan mengenai itu harus dicarikan solusinya, harus dipikirkan dengan baik-baik. Apakah secara psikologis hal itu mengganggu hubungan antara pusat dan daerah. Mudah-mudahan kedua belah pihak dengan kearifan bisa menyelesaikan masalah bendera tersebut.

Masalah ini tentu ada kaitannya denan sosialisasi empat pilar itu. Sebab, empat pilar itu adalah perekat kita semua dari Sabang sampai Merauke. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Dubes Iran Halalbihalal ke Kediaman Megawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:03

Idulfitri 1447 H, Cak Imin: Saatnya Saling Memaafkan dan Merawat Persaudaraan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:00

Prabowo Sebut Pemulihan Aceh Tamiang Nyaris Rampung

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:55

Megawati Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga dan Sahabat Terdekat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:40

Pesan Gibran di Idulfitri: Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:32

IEA Ajak Warga Dunia Kerja dari Rumah demi Redam Harga Energi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:49

Iran Klaim Kemenangan, Mojtaba Sebut Musuh Mulai Goyah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:20

Prabowo Halalbihalal dan Bagi Sembako ke Warga Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:58

Harga Minyak Turun Tipis ke Kisaran 109 Dolar AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:47

Pesan Idulfitri: Lima Pelajaran Ramadan untuk Kehidupan yang Lebih Bertakwa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:39

Selengkapnya