Berita

Milad PKS, Hidayat Nur Wahid Undang Eks Presiden Brazil Hingga Bekas PM Australia

RABU, 10 APRIL 2013 | 14:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dalam rangka menyambut Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke 15, Fraksi PKS DPR RI menggelar serial Dialog Peradaban dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan internasional.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPR RI Hidayat Nur Wahid acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya PKS untuk terus mendukung proses transisi Demokrasi di Indonesia.

Demikian disampaikan Hidayat di Jakarta dalam konferensi pers Serial Dialog Peradaban di Ruang Pleno FPKS, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Rabu, (10/4).


Serial Dialog Pertama akan dilaksanakan besok, Kamis malam, (11/4) di Hotel Bidakara dengan menghadirkan Prof Dr. Ing BJ Habibie sebagai pembicara utama.

Menurut Hidayat, Habibie adalah tokoh bangsa yang menyelamatkan transisi Demokrasi di Indonesia, justru dalam situasinya yang paling kritis.

“Ketika menggantikan Soeharto dulu, banyak yang menduga Indonesia akan hancur. Tetapi, justru Habibie mampu membawa Indonesia masuk dalam era Demokrasi yang sukses dengan tetap menjadi bangsa yang utuh,” katanya.

“Pak Habibie adalah tokoh demokrasi yang menyelematkan Indonesia dari perpercahan, kehancuran, dan beragam prediksi lain tentang jatuhnya Indonesia. Karena itu, PKS merasa perlu untuk banyak belajar kepada beliau dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas apa yang beliau lakukan terhadap bangsa ini,” tegas Hidayat.

Untuk Serial Dialog selanjutnya, kata Hidayat, akan menghadirkan tokoh-tokoh Demokrasi internasional diantaranya mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, Mantan Presiden Brazil Lula da Silva, serta Menteri Luar Negeri Turki yang juga merupakan tokoh AK Party Ahmet Davutoglu.

“Visi PKS tidak hanya perbaikan di level nasional, tapi juga di level internasional. Karena itu, kita perlu belajar pada tokoh-tokoh demokrasi internasional dan membagi pengalamannya untuk Indonesia,” kata Hidayat.

Hidayat menambahkan, perjalanan 15 tahun PKS menjadi pembelajaran bagi seluruh kader PKS dalam upaya untuk terus meniti dalam demokrasi. “Kami berpolitik dan berdemokrasi juga untuk mencerahkan. Tidak hanya di level nasional tapi juga level internasional,” jelasnya

PKS berterima kasih atas kepercayaan publik terkait posisi PKS yang terus naik dari awal sampai saat ini. Selain itu, PKS juga terus mengenalkan budaya politik yang positif kepada masyarakat, diantaranya upaya untuk terus menolak adanya politik dinasti, menolak korupsi, kolusi dan nepotisme, serta mengenalkan budaya politik lainnya.

“Karena itu, PKS terus memperjuangkan isu-isu penting dan mengenalkan budaya politik baru di Indonesia. Kami konsisten untuk terus mengutamakan kader yang siap untuk tampil sebagai pejabat publik. Kami juga menolak politik dinasti dan segala bentuk kesalahan kita di masa lalu. Kami adalah energi baru di era demokrasi,” tegasnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya