Berita

ilustrasi/ist

CENTURYGATE

Timwas Century Tuding Pejabat BI Sengaja Tak Hadiri Rapat

RABU, 10 APRIL 2013 | 12:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tim Pengawas (Timwas) Century DPR RI batal menggelar rapat hari ini (Rabu, 10/4) karena pejabat Bank Indonesia (BI) tidak hadir.

Pimpinan Timwas Century Taufik Kurniawan mengaku kecewa atas ketidak hadiran para pejabat BI hari ini. Akibatnya, atas usulan anggota Timwas lainnya, rapat pun batal digelar.

"Kita sudah ditunda, kita menyangyangkan pejabat BI gak hadir, pihak dari pengacara atau notaris Bank Century juga tidak hadir," ujar Taufik di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 10/4).


Jelas Taufik, rapat dengan pejabat BI sangat penting, karena menyangkut persoalan pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang (FPJP) yang diberikan BI kepada Bank Century yang konon katanya pada saat itu harus diselamatkan demi ekonomi negara.

Sambung Sekjen DPP PAN ini, untuk memperkuat pengungkapan kasus FPJP ini, rapat selanjutnya Timwas juga akan mengundang tim penyidik KPK, pimpinan KPK, pejabat BI dan Bank Century.

"Karena ini penting terkait FPJP dan PMS dan kita akan megundang kembali dengan memperkuat bersama tim penyidik KPK," imbuhnya.

Dalam rapat yang degelar sekitar 30 menit itu, semua anggota Timwas meminta rapat ditunda. Politisi Golkar Mudirman Munir misalnya, ia mengatakan pejabat BI mencari akal-akalan akar tidak menghadiri Timwas.

"Ini kesannya dibuat-buat. Ini akal-akalan. Saya minta ditunda. Kita kecewa, karena udah diagendakan lama," ungkapnya.

Diketahui, Gubernur BI Darmin Nasution melayangkan surat pemberitahuan bahwa para pejabat BI, Eddy Sulaiman Yusuf, Sugeng, Dodi Budi Waluyo dan Zainal Abidin berhalangan hadir. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya