Berita

Marzuki Alie

Wawancara

WAWANCARA

Marzuki Alie: Kami Tak Ingin Capres L4 Makanya Bikin Konvensi

RABU, 10 APRIL 2013 | 09:08 WIB

Partai Demokrat serius mencari capres melalui konvensi. Ini bukan akal-akalan untuk mendongkrak popularitas partai berlambang mercy itu.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

 â€˜â€™Konvensi ini serius. Kalau akal-akalan, popularitas Partai Demokrat bisa turun. Kami ingin merekrut capres idaman rakyat,’’ paparnya.


Berikut kutipan selengkapnya;

Seberapa besar keseriusan itu?
Sangat besar. Kami sangat serius menjaring capres lewat konvensi capres itu. Kami tak ingin capres L 4, yakni lesu, lemas, letoy dan loyo atau lu lagi lu lagi. Makanya bikin konvensi.

Kami punya pemikiran, harus dibuka ruang bagi orang yang merasa dirinya siap untuk berkompetisi di Pilpres 2014.

Apa semudah itu?
Tidak juga. Meski kesempatan itu  dibuka, tetap harus dilihat kualitas, dan track record orang itu. Misalnya, dia pernah jadi menteri, pimpinan lembaga negara, atau pimpinan lainnya. Kami lihat bagaimana kinerjanya selama menjabat. Tidak sembarang orang daftar. Nanti kami yang repot menyeleksinya.

Apa  konvensi ini sama seperti yang pernah dilakukan Partai Golkar?
Kalau di Partai Demokrat yang milih rakyat yang dilihat dari survei. Calon yang daftar akan diundang debat-debat masalah ekonomi, sosial, keamanan, pendidikan dan lainnya.

Nah, masyarakat menyimak paparan dan program para calon itu. Ini berarti lebih luas dari  konvensi yang pernah dilakukan Partai Golkar. Sebab, yang milih presiden itu kan rakyat, bukan kader Demokrat.

Apa konvensi ini dibuka karena minimnya figur yang layak dijual?
Tidak kok. Malah di Partai Demokrat  banyak figur yang layak dijual ke publik. Hanya saja banyak yang elektabilitasnya tidak muncul. Dengan ada konvensi ini, orang-orang Demokrat yang memiliki elektabilitas tinggi akan muncul sebagai capres.

Apa Anda akan maju dalam konvensi ini?
Kita lihat saja. Saya sih mengalir saja. Kalau ada ruang dan kita merasa bisa, saya akan ikut berkompetisi.
 
Siapa lagi yang bakal maju dari kader Demokrat?
Saya kira semua menteri dari Demokrat punya peluang.

Apa  SBY tidak takut yang terpilih nanti bukan seperti diharapkannya ?
Nggak takut. Itu semua diserahkan kepada rakyat.

Siapa yang paling berpeluang dari kader Demokrat?

Semuanya berpeluang. Pak SBY itu sudah berkali-kali minta kepada kader Demokrat untuk kampanye. Pak SBY mempersilakan siapa yang mau nyapres di 2014.

Apa konvensi ini hanya untuk meningkatkan elektabilitas partai?
Soal kaitannya dengan partai biarlah rakyat yang menilai.   [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya