Berita

Kader Kabah Senayan Teken Pakta Antikorupsi dan Narkoba

SENIN, 08 APRIL 2013 | 19:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penandantanganan kesepamahan dilakukan di sela-sela acara Bimbingan Teknis anggota Fraksi PPP se-Indonesia di Hotel Mercure, Surabaya, Senin (8/4).

Penandatanganan MoU dengan BNN dilakukan Ketua Fraksi PPP DPR Hasrul Azwar dengan Deputi Hukum dan Kerjasama BNN Bali Moniaga. Turut mendampingi, Sekretaris Fraksi PPP Arwani Thomafi, Wakil Ketua FPPP Ahmad Yani. Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan Sekjen M Romahurmuziy.

Sementara penandatanganan MoU dengan KPK dilakukan Sekjen PPP M Romahurmuziy dengan Plt Deputi Pencegahan Wuryono Prakoso. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan pakta integritas seluruh anggota Fraksi PPP DPR dan DPRD se-Indonesia. Terkait MoU dengan KPK dimaksudkan untuk memperkuat integritas kader PPP dan merupakan komitmen untuk zero corruption dalam rangka pemilu yang bersih.


Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan generasi Indonesia terancam oleh narkoba. Oleh karenanya perlu ada langkah preventif supaya Indonesia tidak kehilangan SDM.

"Fraksi PPP perlu mendorong agar dibentuk Timwas Anti Penyalahgunaan anti narkotika," kata SDA, panggilan populer Suryadharma.

Terkait dengan penandatanganan pakta integritas, dia meminta agar kader PPP di seluruh Indonesia menjauhi dan tidak melakukan korupsi.

"Carilah uang yang halal untuk kemaslahatan PPP, hal ini juga sesuai dengan PPP sebagai azas Islam. Pakta integritas bukan sekedar tindakan seremonial panggung. Tujuannya adalah agar seluruh kader PPP menjauhi hal-hal yang berbau korupsi," tegasnya.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya