Berita

ILUSTRASI

Nusantara

DKI Bisa Mandiri Tanpa Pinjaman Bank Dunia

SENIN, 08 APRIL 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Sikap tegas menolak utang dari Bank Dunia untuk membiayai proyek pengerukan 13 kali oleh Pemerintah Provinsi DKI merupakan langkah yang bukan hanya menyangkut persoalan ideologi semata, tapi juga menyangkut persoalan teknis.

"Alasan teknisnya adalah DKI masih punya banyak uang untuk tangani berbagai proyek,". Kata Ketua Koalisi Anti Utang (KAU), Dani Setiawan, saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Jokowi Melawan Asing, Saatnya Menegakan Kemandirian Bangsa" di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Dani menjelaskan kondisi APBD DKI saat ini cukup besar, yakni senilai Rp40 triliun. Dana itu lebih dari cukup untuk membiayai proyek pengerukan yang diperkirakan menghabiskan biaya Rp 1,2 triliun.


"Alasan ideologisnya adalah lebih dari 40 tahun intervensi Bank Dunia menyebabkan negara ini kehilangan kontrol terhadap pengolaan ekonomi, politik, SDA, perkebunan yang merupakan bagian dari sarat perjanjian pinjaman utang luar negeri" demikian Dhani. [dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya