Berita

Pansel LPSK Dorong Perempuan Mendaftar

KAMIS, 04 APRIL 2013 | 18:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Panitia Seleksi Calon Anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong kaum perempuan mendaftarkan diri sebagai anggota lembaga tersebut.

"Kami berharap banyak perempuan Indonesia yang profesional melamar menjadi anggota LPSK sehingga banyak kasus-kasus yang menimpa perempuan dan anak-anak lebih fokus tertangani dengan baik," kata Ketua Pansel Calon Anggota LPSK Maria Margaretha Hartiningsih di Denpasar, Kamis (4/4).

Pertimbangan untuk lebih banyak kaum perempuan duduk di LPSK karena fakta di lapangan menunjukkan kasus yang menimpa kaum perempuan dan anak tetapi tidak optimal dilayani dan dilindungi.


"Jangankan dilayani dan dilindungi, banyak kasus-kasus serupa yang tidak terdeteksi pihak berwajib," katanya seperti dilansir kantor berita Antara.

Beberapa kasus di antaranya adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penganiayaan pembantu rumah tangga, buruh migran, sodomi, perkosaan dan sebagainya.

Ia menambahkan, ada banyak kasus kekerasan dan perkosaan yang menimpa kaum perempuan baik di ruang publik maupun di ruang privat yang tidak tertangani dengan baik.

"Bila ditangani dan mendapat pelayanan oleh kaum perempuan maka akan lebih optimal dilakukan. Perempuan memiliki perspektif yang lebih dalam tentang organ perempuan, perempuan lebih banyak mengetahui tentang hal itu," demikian Maria. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya