Berita

Kwik Kian Gie

Wawancara

WAWANCARA

Kwik Kian Gie: Nanti Kalau Saya Bicara Bisa Dianggap Langgar Kode Etik KPK

KAMIS, 04 APRIL 2013 | 09:24 WIB

Bekas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kwik Kian Gie menyatakan, kehadirannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantu kelancaran kerja KPK.

“Saya datang ke sana hanya membantu, itu saja,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
 
Seperti diberitakan, Selasa (2/4) sekitar pukul 18.15 WIB, Kwik meninggalkan Gedung KPK. Ia dimintai keterangan terkait upaya KPK yang melakukan penyelidikan dugaan terjadinya TPK (tindak pidana korupsi) dalam lanjutan penyelesaian Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yaitu pemberian surat keterangan lunas (SKL).
 

 
Kwik juga membantah kalau kedatangannya karena dirinya tersangkut kasus korupsi.

Berikut kutipan selengkapnya:
               
Jadi, kedatangan Anda agendanya apa?
Keberadaan saya tidak terelakkan karena keluar masuk semua satu pintu. Kedatangan saya ke gedung KPK hari Selasa (2/4) itu adalah untuk memberi keterangan saja.
               
Keterangan apa itu?
Nah... itu dia masalah topik atau apa yang dibicarakan antara KPK dan saya harus dirahasiakan.
               
Berapa lama Anda dimintai keterangan?
Lama juga, mulai dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB
               
Apakah ada data penting yang diserahkan ke KPK?
Tak ada. Saya tidak berikan apa-apa.

Apa Anda terjerat kasus?

Oh... kalau itu saya pastikan tidak.
               
Tapi, pada pemberitaan di media, Anda disebut sedang menjalani pemeriksaan?
Pemberitaan itu tidak betul sama sekali. Hanya keterangan biasa kok.
               
Tapi, kata pihak KPK, kedatangan Anda ada kaitannya dengan kasus BLBI?
Ya... biar saja. Sekali lagi kan saya sudah bilang, saya tidak boleh bicara mengenai apa yang sedang didalami.
               
Loh... kenapa tidak boleh?
Karena apa yang dibicarakan dan dibahas di gedung KPK itu benar-benar sangat rahasia sekali. Nanti... kalau saya bicara bisa dianggap melanggar kode etik. Saya bisa dipersalahkan nanti, kalau saya yang sampaikan.

Lalu, apa kapasitas Anda saat diundang?
Kapasitas saya banyak. Macam-macam sesuai kebutuhan KPK.
               
Apa saja yang diminta KPK?
Saya bisa dikatakan sebagai narasumber, konsultan dan lainnya. Pokoknya, apa yang dibutuhkan KPK akan saya berikan sesuai yang saya ketahui.
               
Bidang apa saja?
Ya... bidang ekonomi, tapi yang berkaitan dengan kasus korupsi. Karena kan KPK kerjanya memberantas korupsi ha...ha...
               
Apakah KPK sebutkan apa tujuan pemanggilan Anda?
Tentunya ya, kan ini adalah proses untuk kelancaran kerja KPK.
               
Untuk kasus tertentukah?
Bukan untuk kasus tertentu. Pokoknya, saya dipanggil lalu beraudiensi. Tapi bahan atau temanya tidak boleh dibeberkan.
               
Apakah KPK saat ini sedang menggarap kasus baru maka meminta keterangan Anda?
Itu juga tidak bisa saya beberkan.
               
Ada banyak praktik korupsi yang dilakukan pejabat negara sekarang ini, apa pendapat Anda?
Jangan sekarang, nanti saja saya berkomentar. Kalau sekarang, saya terikat kode etik dan tidak boleh bicara banyak. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya