Berita

Gita Wirjawan

Polri: Perusahaan Gita Wirjawan Tak Bisa Disamakan dengan GNU yang Jelas Terima Aliran Century

RABU, 03 APRIL 2013 | 14:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Brigjen Arief Sulistyanto membantah pihaknya diintervensi dalam penanganan perkara tindak pidana pencucian uang, penipuan, dan penggelapan terkait aliran dana bailout Bank Century. Meski diakui ada kesulitan dalam mengusut kasus tersebut.

"Proses penyelidikan banyak dinamika. Dalam membuktikan perkara ini, ada kendala yang harus kami atasi. Tapi sampai saat ini tidak ada intervensi," ujar Arief dalam rapat dengan Timwas Century di Gedung KK I DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/4).

Karena itu sampai saat ini, pimpinan penyidik Polri ini menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah PT Ancora Land yang dimiliki Gita Wirjawan menerima aliran dana. Meski Ancora membeli saham PT Graha Nusa Utama.


"Kami belum bisa memastikan. Karena, lakukan bisnis dan apa terjadi tertipu atau turut serta (terlibat Century), ini akan dihasilkan dalam penyelidikan selanjutnya," ungkap dia.

"Sampai sekarang kami belum menemukan fakta-fakta hukum yang mengarah ke sana," tambah dia.

Menurut dia, PT Ancora Land tidak dapat disamakan dengan PT Graha Nusa Utama yang sudah ada bukti hukum menerima aliran dana dari Bank Century. "Sedangkan Ancora pihak luar, sehingga tidak bisa disamakan dengan GNU," tandas dia. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya