Berita

presiden sby/ist

SBY Benar-benar Telah Lecehkan Indonesia!

RABU, 03 APRIL 2013 | 14:26 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

. Presiden SBY benar-benar telah melecehkan negara Indonesia dengan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Apalagi SBY berargumen menjadi ketua umum demi menyelemat Partai Demokrat

"Argumen itu melecehkan Indonesia, seolah-olah kalau partai Demokrat tidak naik elektabilitasnya, tidak solid, nanti Indonesia akan rawan. Jadi seolah-olah menyelamatkan partai demokrat adalah menyelamatkan negara" jelas Direktur Lingkar Madani untuk Indonesai (Lima), Ray Rangkuti, dalam konferensi pers di gedung Concern ABN, Jalan Sampit I, Jakarta Selatan (Rabu, 3/4).

Lebih lanjut lagi, Ray menilai jika ketika SBY menjadi ketum, dia tidak dengan segera meninggalkan jabatan lainnya di parpol yang juga melanggar asas pendirian parpol. Di Demokrat, SBY pun rangkap jabatan sebagi Ketua Majelis Tinggi, Ketua Dewan Kehormatan dan Ketua Dewan Pembina


"UU No 8/2008 mengenai asas pendirian parpol yang harus bersifat demokratif, partisipatif dan menjadi efek pendidikan kepada publik, hal itu yg dilanggar SBY," jelas Ray.

"Kalau Ketua Pembina memberi saran, berarti dia memberi saran kepada dirinya sendiri. Tidak ada lagi check and balances di partai itu sendiri. Partai yang sudah tidak demokratis bahkan harusnya dicekal ikut pemilu" sambugnya lagi.

Ray juga menilai jika pemilihan secara aklamasi saat KLB di Bali lalu adalah skenario.

"Itu dipaksa secara aklamasi, dibuat skenario seolah-olah aklamasi. Tapi lebih dari itu, bahwa pilihan presiden mengatakan mau dan siap menjadi ketum saja sudah menjadi cela," pungkasnya. [ysa]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya