Berita

anas - sby /ist

Politik

SBY Belajarlah dari Idrus, Anis dan Anas!

RABU, 03 APRIL 2013 | 13:59 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disarankan untuk belajar berpolitik dari para juniornya.

Demikian disampaikan Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, yang juga pendiri Constitution Centre Adnan Buyung Nasution Concern (Concern ABN).

Secara spesifik dia menyarankan beberapa nama tokoh muda yang menonjol.


SBY mungkin bisa belajar politik dari Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham, yang mundur dari keanggotaan DPR setelah menjabat posisi strategis partai.

SBY juga patut belajar dari langkah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, yang keluar dari jajaran pimpinan DPR karena diperintahkan Majelis Syuro PKS untuk memimpin partai.

Bahkan, SBY patut belajar dari seteru politiknya di Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Ketika Anas terpilih sebagai Ketum Demokrat, langsung keluar dari DPR untuk fokus urus partai," ujar pengamat politik bernama asli Ahmad Fauzi itu dalam konferensi pers di kantor Concern ABN, Jalan Sampit I, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).

Dia menambahkan, dalam situasi perpolitikan saat ini SBY juga patut melihat tren yang terjadi di kalangan politikus muda.

"Karena tidak mungkin untuk rangkap sebagai ketua umum partai dan negara sekaligus, yang di pemerintahan nanti nggak akan benar dan di partai nggak benar," tandas Ray. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya