Berita

6% APBN Untuk Desa!

SELASA, 02 APRIL 2013 | 22:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tingginya ekspektasi atau harapan perangkat desa atau unsur-unsur pemerintahan desa agar Rancangan Undang-undang (RUU) Desa segera disahkan adalah sesuatu yang memang pantas menjadi perhatian semua pihak, termasuk Pemerintah dan DPR.

Diharapkan, pembahasan RUU tentang Desa dapat diakselerasi namun dengan tetap memperhatikan hal-hal yang sangat khas dari setiap daerah.
 
Begitu disampaikan Wakil Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang tentang Desa Budiman Sudjatmiko, menjelaskan hasil audiensi Forum Pembaharuan Desa (FPD) dan Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) dengan Panitia Khusus RUU Desa DPR RI, siang tadi. Pertemuan berlangsung di Ruang Pansus B, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta.
 

 
Dia mengatakan, perangkat desa atau unsur-unsur pemerintahan desa mendesak agar dalam RUU Desa dimasukkan alokasi 6% dari APBN untuk menjadi Dana Alokasi Desa. Dari dana itu, 30% diantaranya dibagikan secara merata untuk seluruh desa sementara yang 70% didistribusikan secara proporsional.
 
"Masalah mendasar yang disampaikan para perangkat desa adalah terkait dengan "Kesejahteraan Yang Berkesinambungan" bagi seuruh perangkat desa. Selama ini pemerintah tidak peka terhadap persoalan tersebut," kata politisi PDI Perjuangan itu menceritakan lebih lanjut hasil pertemuan.
 
Selain itu, katanya lagi, para perangkat desa berharap agar RUU tentang desa tidak berlarut-larut sehingga memberi kesan pemerintah tidak serius dalam merespon persoalan-persoalan terkait perdesaan yang selama ini terjadi.[dem]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya