Berita

Olahraga

Siap-siap, Listrik di Jakarta Kena Pemadaman Bergilir

MINGGU, 31 MARET 2013 | 08:56 WIB

PT PLN (Persero) melalui siaran persnya, Minggu (31/3), mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik secara bergiliran selama periode 1-5 April 2013.

Rencana pemadaman itu dilakukan untuk sebagian pelanggan Jakarta dan Jabar menyusul perbaikan menara saluran udara tegangan ekstra tinggi di Sumedang, Jabar.

Juru Bicara PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, pihaknya akan menggilir pemadaman listrik setiap pelanggan hanya sekali dengan lama maksimal tiga jam antara pukul 09.00 hingga 21.00 WIB selama periode 1-5 April 2013.


“Pemadaman diatur sedemikian rupa supaya tidak terlalu mengganggu aktifitas masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, pemadaman secara minimal tersebut bisa dilakukan setelah optimalisasi pembangkit, sehingga hanya terjadi kekurangan daya sekitar 400 MW di Jakarta dan Jabar akibat perbaikan menara di Sumedang tersebut.

Namun demikian, lanjut Bambang, pihaknya meminta pelanggan mengurangi pemakaian listrik terutama lampu dan alat elektronik yang tidak diperlukan, sehingga pemadaman makin kecil. Perbaikan menara SUTET berkapasitas 500 kV di Sumedang dilakukan sejak Kamis (28/3) pukul 22.00 WIB.

Kerusakan tower tersebut akibat adanya pergeseran tanah yang dipicu tingginya curah hujan beberapa bulan terakhir. Pekerjaan perbaikan direncanakan berlangsung hingga 5 April 2013. Dengan perbaikan, maka transfer daya ke wilayah barat menjadi terbatas. Sebenarnya, akibat perbaikan, transfer daya dari pembangkit yang ada di wilayah timur Jawa ke Jakarta dan Jawa Barat akan berkurang sekitar 750 MW.

SUTET tersebut menyalurkan listrik dari Mandirancan, Cirebon ke Bandung Selatan. Namun, kekurangan pasokan listrik ke Jakarta dan Jawa Barat diupayakan diminimalkan dengan mengoptimalkan pembangkit yang ada di wilayah barat seperti PLTU Indramayu, PLTU Lontar Tangerang, dan PLTU Priok.

Pada masa libur Jumat- Minggu atau 29-31 Maret 2013, bisa tidak ada pemadaman, karena beban rendah. Namun, pada Senin-Jumat atau 1-5 April 2013 tetap akan ada pemadaman bergilir dengan daya sekitar 400 MW.[ant/wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya