Berita

Zulkarnaen

Wawancara

WAWANCARA

Zulkarnaen: Buru Aset Djoko Susilo Di Luar Negeri Kami Koordinasi Dengan KPK Dunia

RABU, 27 MARET 2013 | 09:21 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan koordinasi dengan lembaga pemberantasan korupsi dunia untuk menelusuri aset bekas Kepala Korlantas Irjen Djoko Susilo di luar negeri.

“Sejauh ini belum ditemukan, tapi tetap terus ditelusuri,” kata Wakil Ketua KPK Zulkarnaen,  kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya juga harus memperhatikan masa penahanan tersangka kasus dugaan korupsi Simulator SIM itu.


Berikut kutipan selengkapnya:

Berapa lama pengejaran aset dilakukan?
Sepanjang menangani kasus itu, kami terus menelurusi asetnya, termasuk di luar negeri.

Masih lama ya?
Ya, itu kita lihat nanti.  Tentunya kita berhitung dengan waktu yang tersedia dalam penahanan DS (Djoko Susilo).

Lho kenapa?
Karena yang ditakutkan masa penahanannya sudah habis.  Apa  dengan waktu yang tersedia bisa dilakukan. Kami tidak ingin memburu asetnya kalau waktu penahanannya sudah habis.

Kalau sudah habis masa penahanannya, kan kurang bagus bila masih menelusuri asetnya.

Berapa lama lagi penahanan DS?
Sepertinya sudah tidak lama lagi. Lagi pula kami juga harus yakin betul dan terus melakukan check and recheck terhadap data yang kami miliki. Apalagi ini menyangkut kekayaan yang bersangkutan di negara lain.

Bukankah datanya sudah ada?
Betul. Penelusuran itu tentunya dilengkapi data dan informasi. Tidak sembarangan. Artinya, ada data yang menyebutkan ada kekayaannya di luar negeri. Makanya kita lakukan langkah-langkah selanjutnya.

Apa perlu bantuan Tim Pemburu Koruptor?
 Tentunya kalau diperlukan koordinasi dengan pihak penegak hukum lainnya, khususnya di dalam negeri, pasti kami lakukan.

Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan jaringan-jaringan yang sudah kami miliki.

Jaringan apa itu?
Kami kan memiliki hubungan yang kuat antara lembaga penegak hukum di manca negara juga.

Di mana saja?
Pokoknya banyak sekali. Di manca negara itu memiliki lembaga yang serupa dengan KPK. Misalnya, Hong Kong, China, Singapura, Malaysia, Thailand dan lainnya.

Yang jelas kita selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan mereka untuk kelancaran penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi di negara masing-masing. KPK kan serius dan membangun komitmen bersama dengan lembaga dari negara lain untuk sama-sama memberantas korupsi. Artinya, kami bisa melakukan  kerja, apa bersifat informal atau  formal.

Apa Kemenlu dan KBRI di Australia dilibatkan?
Kalau diperlukan tentunya kami akan minta bantuan ke Kemenlu, agar KBRI kita di seluruh dunia,  termasuk Australia, bisa memantau dan menelusuri kemungkinan adanya uang negara hasil korupsi yang dibawa ke sana.

Apa sudah menghubungi penegak hukum  Australia?
Saya tidak mau komentar terlalu jauh. Itu kan masuk pada bagian teknis. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya