Berita

arif budimanta/ist

Politik

PDIP Singgung Agus Martowardojo Soal Perannya di Hambalang

SENIN, 25 MARET 2013 | 13:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sidang uji kelayakan Calon Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, menjadi ruang anggota Komisi XI DPR untuk menanyakan keterkaitan Agus dengan skandal korupsi proyek Hambalang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Keuangan.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Budimanta, meminta Agus menjawab secara detail pertanyaan darinya menyangkut Hambalang.

"Seperti apa sebenarnya yang terjadi, agar publik juga tahu," ujar Arif di tengah sidang yang berlangsung di ruang rapat Komisi XI, Senin (25/3).


Arif merasa pertanyaan itu relevan karena nama Menteri Keuangan Agus Martowardojo tertera dalam hasil kajian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR untuk kasus Hambalang.

Memang, dari hasil telaah terhadap hasil audit investigatif Hambalang tahap pertama BPK yang dilakukan BAKN, ditemukan bahwa Manteri Agus telah melakukan pelanggaran dalam menetapkan persetujuan kontrak tahun jamak proyek Hambalang.

Seperti tertulis dalam laporan hasil telaah BAKN yang diserahkan kepada Pimpinan DPR, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati juga ikut bertanggung jawab dalam penetapan tahun jamak bagi proyek yang kemudian menghabiskan total anggaran sebesar Rp 2,5 triliun ini. Keterlibatan Anny muncul saat dirinya menjabat Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.

"Ini bukan kami yang mengatakan, tapi ini adalah temuan BPK dan BAKN DPR," pungkas Arif Budimanta.

Agus juga dipertanyakan komitmennya untuk tidak menghambat pengusutan megaskandal Bank Century jika nantinya terpilih duduk di jabatan Gubernur BI. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya