Berita

ilustrasi, motor skuter matik

Otomotif

Penjualan Skutik Bakal Gilas Produsen Motor Bebek

Pengamat: Ada Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Perkotaan
SENIN, 25 MARET 2013 | 08:22 WIB

.Pasar motor skuter matik (skutik) di Indonesia terus meningkat. Sementara peminat motor jenis bebek mengalami penurunan. Dalam lima tahun diprediksi
pasar motor bebek bakal habis tergilas skutik.

Pengamat otomotif Suhari Sargo menilai, kondisi ini dipe­ngaruhi gaya hidup masyarakat yang mulai beralih ke arah yang lebih praktis. Ditambah kondisi jalanan perkotaan yang selalu macet membuat orang lebih memilih motor skutik.

“Kenyamanan menjadi faktor utama orang membeli kendaraan saat ini. Motor matik mena­war­kan hal tersebut, sehingga se­makin banyak orang yang pilih motor matik,” ujar Suhari.

“Kenyamanan menjadi faktor utama orang membeli kendaraan saat ini. Motor matik mena­war­kan hal tersebut, sehingga se­makin banyak orang yang pilih motor matik,” ujar Suhari.

Meski demikian, Suhari meya­kini pasar motor bebek tidak akan sepenuhnya habis. Motor dengan gigi ini masih menjadi pilihan masyarakat terutama untuk ber­niaga, atau masyarakat di daerah-daerah ter­pencil.

Dikatakan, daya tahan motor bebek  teruji sejak puluhan tahun lalu. Ini yang jadi keunggulan produk motor non matik.

“Pasar tetap ada, namun tidak akan sebanyak matik. Un­tuk motor sport juga masih ada, meski segmented,” kata bekas pur­nawirawan TNI-AD ini.

Meski tidak mengakui secara gamblang, Vice President Di­rector PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Loman menga­takan, kalau pasar skutik terus mengalami kenaikan.

“Pasarnya memang terus naik. Dari data AHM, penjualan motor matik mencapai 70 persen dari total penjualan Honda, bebek 20 persen, 10 persennya lagi motor sport,” ujar Johannes kepada Rakyat Merdeka seusai pelun­curan Honda Vario CBS Idling Stop, di Jakarta, Rabu (20/3).

Namun, Johannes memastikan kalau Honda tidak akan meng­hentikan produksi motor bebek, dan juga fokus di segmen motor matik saja.

“Penjualan motor bebek Honda masih cukup baik, Honda Blade dan Revo masih tinggi pemi­natnya. Jadi tetap terus kita pro­duksi,” tegas Johannes.

Berdasarkan data AHM, pen­jualan segmen skutik pada Fe­bruari 2013, mencapai 284.682 unit. Honda Beat series masih men­jadi penyumbang terbesar penjualan skutik Honda dengan kontribusi sebesar 51,7 persen atau 147.193 unit.

Honda Vario series juga men­jadi penyumbang terbesar kedua de­ngan angka penjualan 114.124 unit, diikuti oleh New Honda Scoopy FI sebesar 14.083 unit, Honda Spacy series sebesar 8.673 unit dan Honda PCX sebesar 609 unit.

Sedang di segmen bebek,  ter­jual 83.963 unit atau 62,3 persen dari total pasar sepeda motor be­bek nasional.

Dikatakan Johannes, penjualan motor bebek disum­bang oleh Honda Supra series sebesar 38.716 unit, Honda Revo se­ries sebesar 31.273 unit dan New Honda Blade 13.974 unit.

Sementara penjualan produk Yamaha justru  mencapai 113.508 unit atau hampir tiga kali lipat dari pen­jualan bebek yang hanya me­m­bu­kukan 45.175 unit. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya