Berita

sby/ist

Politik

Pemerintahan SBY Tak Punya Otoritas Gelar Pemilu 2014

SABTU, 23 MARET 2013 | 02:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) menilai secara moral pemerintahan SBY sudah cacat sehingga tidak punya otoritas untuk menyelenggarakan pemilu. Oleh karena itu, SBY harus segera mundur.

"Pemerintahan SBY yang korup tidak punya otoritas menyelenggarakan pemilu. Kalau proses pemilu dibiarkan tetap berlangsung maka dipastikan produknya juga ancur-ancuran," ujar Sekjen MKRI, Adhie M Massardi, kepada pers, Kamis (22/3).

Jurubicara kepresidenan era Pemerintahan Abdurrahman Wahid itu mengatakan Pemerintahan SBY sangat korup dan membiarkan korupsi merajalela, bahkan terhadap korupsi yang terjadi di pusat-pusat kekuasaan. Setidaknya ada enam menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang berkas perkara korupsinya sudah masuk ke meja KPK tapi dibiarkan begitu saja.


Selain melakukan pembiaran terhadap korupsi yang terjadi di pusat-pusat kekuasaan, kata Adhie, SBY juga gagal membina kader-kadernya di Partai Demokrat. Di bawah pembinaannya, anak-anak muda di Demokrat menjadi koruptor.

"Kita minta dengan baik-baik agar SBY segera mundur," imbuh dia.

SBY yang beberapa waktu lalu disebut para tokoh agama sebagai pembohong, lanjut Adhie, juga tidak konsisten dan telah ingkar janji. SBY mengintruksikan agar para menteri tidak sibuk mengurus parpolnya, tapi kenyataannya dia sendiri sibuk mengurus prahara yang menerpa Partai Demokrat.

"Kalau dia (SBY) mundur kita sama-sama bangun pemerintahan transisi, membenahi politik, keamanan yang baru dan lain-lainnya untuk menyelenggarakan pemilu. Pasti ini lebih baik," demikian Adhie, yang merupakan kordinator Gerakan Indonesia Bersih. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya