Berita

Manny Pacquiao

Olahraga

Pac-Man Diprediksi Berlaga Di Kota Judi

Gelar Tinju Dunia
KAMIS, 21 MARET 2013 | 08:25 WIB

.Ini kabar gembira bagi penggemar petinju Manny Pacquiao yang selalu menanti pertarungan-pertarungan pria yang dijuluki Pac-Man itu. Kemungkinan besar pria 34 tahun itu akan berlaga pada September mendatang.

Hal itu diketahui dari seorang wartawan dari sebuah kota di Filipina sempat menanyakan langsung hal tersebut kepada Pac-Man. “Katakan kepada mereka untuk bersabar. Bob Arum dan saya sendiri telah berbicara. Mereka pasti akan melihat saya bertarung lagi pada September. Bukan April atau sekitarnya, seperti spekulasi selama ini,” kata wartawan mengutip ucapan Pacquiao, seperti dilansir PhilBoxing, kemarin.

Pacquiao juga ingin berterima kasih kepada para penggemarnya dan menghargai perhatian mereka ketika dirinya kalah KO dari Marquez. “Selain itu saya juga ingin menyampaikan kepada mereka bahwa saya sudah dalam kondisi sehat.”


Terkait siapa yang bakal menjadi lawan Pac-Man di pertarungan berikutnya, dia mengaku belum bisa memastikannya. Namun melawan Marquez  menjadi prioritas bagi promotor, karena pertarungan kelima itu memiliki nilai komersial yang sangat tinggi.

“Semua orang tahu saya akan melawan siapa pun. Saya tidak takut pada siapa pun. Saya tidak  akan menolak bahkan mundur dari pertarungan dari lawan yang telah ditunjuk.”

Terpisah, penasihat Manny Pacquiao, Michael Koncz, mengungkapkan, kemungkinan besar petinju asal Filipina itu akan memilih Macau sebagai lokasi pertarungan selanjutnya.

Menurutnya, Macau merupakan tempat yang paling mungkin, meskipun masih belum terdapat kesepakatan apapun untuk masa depan Pacquiao. “Macau tampaknya sesuai dengan Bob Arum.”

Koncz juga mengungkapkan, tidak akan tergantung siapa lawannya, kecuali ada kesepakatan. Selain Marquez, nama-nama calon lawan yang telah dipilih untuk Pacquiao. Di antaranya juara kelas welter WBO Timothy Bradley Jr., atau pemenang dari duel antara Brandon Rios dengan Mike Alvarado. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya