Berita

Garneta Haruni

Blitz

Garneta Haruni, Sebut Cucu Soekarno Tak Punya Penghasilan

KAMIS, 21 MARET 2013 | 08:21 WIB

Sejak digugat cerai cucu Soekarno, Didi Mahardhika, Gar­neta Haruni terus meng­umbar ranah privacy sang pacar Jane Shalimar. Terakhir, pemain film Pulau Hantu 2 dan Kawin Kontrak Lagi ini mengaku telah mengalami kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh Didi. Me­nurut kuasa hukum Garneta, Petrus Balapatyiona, Didi melakukan hal itu lantaran frustasi gara-gara tak punya pendapatan tetap sebagai kepala rumah tangga.

”Didi tidak punya peng­hasilan dan dia banyak utang. Sebab lain, Didi selalu mela­rang Garneta kalau mau be­rang­kat syuting. Dia melarang Neta untuk berkarier, semen­tara Didi tidak ada peng­hasilan tetap,” jelas Petrus.

Persoalan rumah tangga Garneta dan Didi ini bahkan sudah sempat didamaikan oleh kedua keluarga besar mereka. Namun, Didi malah memilih untuk menceraikan Garneta.


“Dari keluarga Neta, keluar­ga pak Didi, ibu Megawati pernah memanggil mereka untuk menyelesaikan masalah ini tapi jalan mereka sendiri-sendiri, tidak ada titik te­munya,” jelas Petrus lagi.

Garneta pun tetap ngotot mendapatkan haknya setelah digugat cerai.

Selain rumah di Jalan Cilan­dak V, Jakarta Selatan, yang per­nah ditinggali bersama, Neta juga minta pada Didi agar mau memberikan uang mut’ah (uang pisah) sebesar Rp 1 miliar. Uang itu pernah ditolak Didi. Tidak hanya itu. Neta juga meminta pada Didi uang iddah (uang tunggu) selama 100 hari yang nilainya sebesar Rp 94,5 juta.

Permintaan itu pernah disampaikan tertulis pada majelis hakim dan pihak Didi pada 22 Januari 2013.

“Kalau nggak bisa meme­nuhi permintaan Neta, ya tidak usah bercerai,” kata Petrus.

Uang jumlah besar itu di­minta Neta karena Didi diang­gap mampu. “Uang itu kecil buat Didi. Masa sih nggak mam­pu dia,” ujar Petrus. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya