Berita

Politik

KONGRES HMI KE-28

Ifda Hanum Diingatkan Bertarung Sampai Akhir

RABU, 20 MARET 2013 | 14:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Umum Korp HMI Wati PB HMI, Fitriani Ismail, menyambut baik pencalonan Ifda Hanum sebagai kandidat Ketua Umum PB HMI. Menurut dia, pencalonan Ifda membanggakan karena dia merupakan salah satu kader perempuan yang siap berkompetisi dengan kadidat-kandidat kaum Adam.

"Kita berbangga dengan hadirnya perempuan (HMI-wati) yang memilih berkompetisi untuk merebut kepemiminan di PB HMI, keputusan melanjutkan perjuangan menuju HMI satu itu bukan hal mudah, butuh keberanian besar," kata Fitriani melalui sambungan telepon, Rabu (20/3).

Fitriani berharap kandidat perempuan seperti Ifda tetap percaya diri untuk terus maju sampai akhir pemilihan dalam proses pesta demokrasi organisasi mahasiswa yang barasaskan Islam dan kebangsaan tersebut.


"Kami berharap dia tetap percaya diri untuk sampai di akhir pemilihan. Jangan jadi pengantar saja. Sekali berjuang maka harus sampai ke akhir. Kalah dan menang itu urusan lain, yang penting fight sampai akhir," katanya.

Terkait dukungan ini Ifda menyampaikan banyak terimakasih. Bagi Ifda, dirinya maju menjadi kandidat Ketum HMI lantaran mendapatkan dukungan dari banyak cabang. Dukungan terhadap Ifda sebelumnya disampaikan anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Dia yakin pencalonan Ifda bisa berkontribusi signifikan, terutama di saat meruncingnya kisruh akibat berbagai kepentingan di tubuh HMI.

"Alhamdulillah jika beliau-beliau (Meutya Hafid dan Fitriani Ismail) memberikan dukungan kepada saya. Saya sangat hormat jika beliau-beliau akan memberikan dukungan. Ini semakin membangkitkan semangat saya untuk terus berjuang," kata Ifda saat dihubungi, Rabu (20/3).

Saat ditanya apa yang menjadi motivasi dan latar belakang dirinya mencalonkan diri menjadi Kandidat Ketua Umum PB HMI, Ifda menegaskan persoalan HMI merupakan tanggungjawab yang harus terus-menerut diperjuangkan. Dengan melihat banyaknya persoalan yang ada di HMI itu, lanjut Ifda, dirinya merasa terpanggil secara totalitas dalam menyelesaikan persoalan yang multidimensi, terutama dalam konteks perkaderan.

"Pengabdian HMI adalah pengabdian tanpa batas. Selama satu periode penuh sebagai Pengurus Besar banyak hal yang mendorong saya karena situasi yang terjadi di tubuh organisasi sangat kompleks. Mulai dari tingkat nasional. Cabang bahkan sampai ke tingkat yang paling rendah, yaitu komisariat," ujar Ifda

"Saya yakin mampu berkompetisi, saya memiliki semangat juang dan yakin Usaha Sampai. Saya maju dengan ucapan bismillah dan saya mampu untuk memimpin," demikian Ifda. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya