Berita

loho hmi/ist

HMI Back To Campus Strategi Jitu Hadapi Dua Tantangan Akut

SABTU, 16 MARET 2013 | 20:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dalam beberapa tahun ke belakang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dihadapkan oleh dua masalah yang serius. Jika tidak segera diatasi maka masalah ini akan menjangkit HMI di masa mendatang dan mengakibatkan perjuangan HMI stagnan atau jalan ditempat.

Permasalahan pertama itu adalah eksistensi HMI yang terlihat tidak begitu mewarnai dan cenderung tenggelam di kampus-kampus. Sementara permasalahan kedua adalah terjadinya stagnasi atau tidak berjalannya sistem perkaderan HMI dengan baik, karena rekruitmen dan sistem pembinaan pasca Latihan Kader tidak tersistem dan terlaksana dengan baik sehingga jauh dari kesan efektif.

Demikian disampaikan Calon Ketum PB HMI Hendra Ferdiansyah kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 16/3).


"Kedua permasalahan tersebut semakin menyudutkan HMI di tengah kompetisi dengan organisasi lain dan eksistensi HMI pun diragukan masa depannya," ujarnya.

Di sisi lain, Kongres HMI ke XXVIII di Jakarta telah dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan M. Nuh dan dihadiri oleh para tokoh KAHMI dan ribuan kader HMI se-Indonesia.

Hal ini, lanjutnya, menjadi strategis untuk menjadikan pelaksanaan kongres kali ini sebagai momentum untuk memikirkan secara lebih detail dan melakukan pemetaan tentang sejumlah tantangan HMI untuk keluar dari periode krisis kader.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa visinya, yaitu HMI back to campus, adalah grand strategi jitu dari kedua permasalahan tersebut. Karena program ini diakuinya bersinergi dengan kbutuhan mahasiswa di kampus.

"Dan spirit apa yang bisa disematkan di dalam strategi tersebut? Strategi tersebut adalah Strategi Dakwah HMI di (Masjid) Kampus, yang diilhami dengan spirit dakwah," demikian Hendra. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya