Berita

Eza Gionino-Ardina Rasti

Blitz

Laporkan Balik, Eza Diminta Uang Damai

SABTU, 16 MARET 2013 | 08:37 WIB

Ardina Rasti dan Eza Gionino nampaknya tidak mungkin ber­damai. Bekas pasangan kekasih ini terus mengumbar klaim seba­gai buntut kasus penganiayaan yang dilakukan Eza. Beberapa waktu lalu, tersiar kabar jika ada saksi dari pihak Rasti yang memberikan keterangan palsu. Akhirnya, saksi yang diketahui bernama Fendy itu mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Mengetahui hal itu, Eza ber­sama kuasa hukumnya merasa di­fitnah dan dizalimi. Oleh kare­nanya, dia melaporkan balik Ras­ti atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya.

“Saya membuat laporan, Eza merasa terfitnah dan terzalimi. Fakta yang ada salah satu bekas pembantu yang konon katanya disetir oleh seseorang. Dan sudah minta perlindungan LPSK. Eza membuat laporan ke Polisi pasal 311 dan 310,” ucap kuasa hukum Eza, Hendarsam Marantoko.


Eza ikut menimpali. Menurut pemain sinetron Putih Abu-Abu ini, sebelum dirinya dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan, dia sempat diminta untuk membuat surat yang menyatakan dirinya melaku­kan tindakan kekerasan, namun tak ia gubris. Pihak Rasti juga me­minta uang sebesar Rp 850 juta.

“Pihak Rasti minta lewat ma­najemen disampaikan ke saya. Mereka minta surat mengakui ka­lau saya melakukan itu. Dia minta waktu ke saya 7 kali 24 jam. Nah nggak saya gubris. Kemudian dia minta Rp 850 juta kalau saya nggak mau kasih surat itu. Nah nggak saya gubris lagi terus dia minta lagi surat kalau saya me­lakukan penganiayaan tersebut,” klaim Eza.

Dituduh ini-itu, Rasti tak me­nerima. Lewat pengacaranya, Al­di Firmansyah, dia memban­tah telah memeras, meminta uang da­mai kepada Eza.

“Tidak ada fakta yang mem­buktikan bahwa dari pihak Rasti meminta sejumlah uang, apalagi nominalnya cukup fantastis ya. Tapi kalaupun misalnya benar (Rasti minta uang ke Eza) yang pasti uang tersebut tidak bisa menggantikan apa yang telah dialami Rasti,” ujar Aldi.

Meski demikian, Aldi menya­ta­kan awalnya memang benar jika pihak manajemen Rasti menghu­bungi Eza untuk memin­ta per­tanggungjawaban tertulis dari Eza.

“Ya dari mamanya Rasti me­mang pernah menghubungi Eza, untuk meminta pertanggung­jawa­ban dari korban kepada pelaku. Tapi rupanya tak ada tang­­ga­pan dari pihak Eza, pa­dahal awalnya dari Rasti meminta pertanggung­jawaban tertulis melalui mana­jemen, tapi masih tak ditanggapi. Jadinya kami putuskan untuk melapor­kan,” jelas Aldi.

Mengenai dilaporkannya Rasti oleh Eza, Aldi menyatakan pihak Rasti akan menanggapi hal itu dengan kooperatif. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya