ilustrasi, Toyota Etios Valco
RMOL.Meski regulasi mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) belum juga terbit, PT Toyota Astra Motor (TAM) terus memperkuat produk murahnya di segmen city car dengan memasarkan Toyota Etios Valco. Harga kendaraan mungil ini tak jauh beda dengan Toyota Agya sebagai mobil ramah lingkungan.
Toyota dan Astra Daihatsu Motor (ADM) saat ini menjadi Agen Pemegang Merek (APM) yang paling siap meluncurkan mobil murah, dengan mengÂanÂdalkan Agya dan Ayla. Namun paÂsar kedua mobil tersebut, mulai ditinggal pergi oleh konÂsuÂmenÂnya dengan beralih ke Toyota Etios Valco dan Daihatsu Sirion.
Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM) Johnny DarÂmaÂwan mengungkapkan, banyak konÂsuÂmen dari Agya yang beralih ke Etios Valco lantaran regulasi mÂoÂbil murah tak kunjung diterÂbitkan. Bahkan, jumlah indennya cukup membludak sejak diÂperkenalkan.
“Konsumen Agya memang banyak yang beralih ke Etios Valco. Kalau secara persentasi belum tahu, tapi dari segi jumlah cukup banyak,†kata Johnny di sela-sela peluncuran Etios Valco di The Hall, Senayan City, JaÂkarta, Senin (11/3).
Menurut Johnny, sejumlah konsumen yang beralih mungkin merasa tidak sabar, dan harga Etios Valco tidak jauh berbeda dengan Agya.
“Harganya tidak jauh. Tapi penempatannya tetap berbeda. Agya untuk konsumen dari motor ke mobil. Sedangkan Etios Valco untuk konsumen yang sudah memiliki mobil,†terangnya.
Kondisi ini juga diamini Head Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rio Sanggau. Jumlah penjualan Daihatsu All New Sirion yang berada di segmen
low city car mampu meningkat lebih dari dua kali lipat atau 227 persen di Februari 2013, lantaran belum jelasnya regulasi mobil murah.
Dari 330 unit di Januari menÂjadi 750 unit pada Februari. MeÂnuÂrut Rio, kenaikan ini dipicu baÂnyaknya calon konsumen DaiÂhatÂsu Ayla yang berpindah ke Sirion.
“Sirion mencatat kenaikan terbesar, di Februari dari seluruh varian Daihatsu. Ini dipicu karena banyak konsumen Ayla yang berpindah ke Sirion. Padahal, tidak ada program potongan harga buat konsumen Sirion,†jelas Rio.
Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menambahkan, karena Daihatsu Ayla urung diluncurkan, maka abanyak konsumen beralih ke Sirion. Tetapi ada juga calon konsumen yang tidak sabar untuk memiliki Ayla lebih memilih mundur, uang tanda jadi pun dikembalikan.
“Banyak yang mau (pindah ke Sirion) tetapi banyak juga yang tidak mau, maka uang
booking fee yang Rp 1 juta dikembalikan,†ujar Amelia.
Toyota dan Daihatsu masih harap-harap cemas menantikan keluarnya regulasi
Low Cost Green Car. Pasalnya, sudah banyak konsumen yang pesan Daihatsu Ayla.
Tahun lalu, Toyota sudah meÂnerima pesanan sebanyak 12.000 unit. Begitu juga Daihatsu. SeÂmentara itu, Daihatsu yang menÂjadi basis produksi Agya dan Ayla hanya bisa memproduksi kedua mobil tersebut, setiap bulan 10.000 unit.
Toyoa Etios yang baru diÂluncurkan memiliki rentang harga mulai Rp 139 juta. DaiÂhatsu All New Sirion dilepas sikitar Rp 157 jutaan. Harga kedua mobil terÂsebut, tak jauh beda dengan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang rencananya akan di pasarkan dengan harga Rp100 jutaan. [Harian Rakyat Merdeka]