Berita

Lewis Hamilton

Olahraga

Gaji Besar Tak Halangi Hamilton Ke Mercedes

JELANG KEJUARAAN F1
SELASA, 12 MARET 2013 | 08:14 WIB

.Pebalap McLaren Lewis Hamilton tidak menyesali keputusannya hijrah ke tim Mercedes.

Baginya itu merupakan keputusan terhebat yang pernah diambilnya sejak berkecimpung di dunia balap.

“Saya tidak peduli dengan perkataan orang tentang kepindahan itu. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana mencetak prestasi bersama tim yang baru,” kata Hamilton dikutip Eurosport, kemarin.


Bersama Mercedes, Hamilton mengaku telah memberikan rasa nyaman sebelum balapan Formula One (F1) musim ini yang akan dimulai pada 17 Maret mendatang. Dengan modal kenyamanan dan tim yang dinilainya hebat ini, dia telah menargetkan merebut gelar juara.

“Seorang pebalap bisa merasakan atmosfir balapan yang berbeda bersama tim barunya. Selain itu, pengalaman seorang pebalap bisa bertambah. Itulah salah satu alasan saya mengapa memilih pindah.”

Seperti diketahui, keputusan Hemilton berganti tim memang sempat mencuatkan kontroversi.

Banyak kalangan berspekulasi, kepindahan pebalap berusia 27 tahun itu disebabkan adanya konflik internal di kubu McLeren dan tim lama Hamilton.

Selain itu, publik juga meragukan kapasitas Hamilton bisa memperkuat Mercedes setidaknya untuk tiga tahun mendatang. Namun Hamilton menganggap keraguan itu dianggap angin lalu.

“Sekarang, saya memiliki kepercayaan diri 100 persen sebelum dimulainya balapan. Sebenarnya sangat jelas gaji di McLaren lebih besar saya dapatkan. Tapi semakin banyak waktu yang saya habiskan di Mercedes akan menambah semangat.

Saya senang dengan keputusan yang telah dibuat.” Hamilton juga menunjukkan kondisinya yang sangat bahagia bergabung dengan tim yang bermarkas di Brackley tersebut, terutama dengan tujuan Mercedes pada balapan musim ini.

“Saya pikir Mercedes akan tampil impresif pada musim ini. Saya juga tidak pernah berpikir negatif untuk mengatakan apapun tentang McLaren.” [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya