Berita

ilustrasi

Pemerkosa Wanita India yang Hingga Tewas Itu Gantung Diri

SENIN, 11 MARET 2013 | 11:54 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Ram Singh, sopir bis yang juga menjadi pelaku pemerkosaan terhadap wanita India hingga cedera parah tiga bulan lalu ditemukan tewas gantung diri di penjara Tihar, New Delhi, hari Minggu waktu setempat.

Ia bersama lima orang rekannya menjadi tersangka pemerkosaan terhadap fisioterapis wanita berusia 23 tahun yang kemudian memicu protes di seluruh negeri dan debat tentang kekerasan terhadap wanita di India yang merajalela.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (11/3), salah seorang polisi membenarkan tewasnya Ram Singh yang bunuh diri di kamar selnya. "Ya itu benar, dia tewas," ujar polisi yang menolak disebutkan namanya.


Singh ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan bajunya sendiri.  Tihar merupakan penjara dengan tingkat keamanan paling tinggi dan para petugas disana mulai dihujani pertanyaan soal kejadian bunuh diri itu bisa terjadi.

"Dia [Singh] tahu dia akan mati pada akhirnya, karena kami kami masih punya kasus yang berat terhadapnya. Saya tidak puas dengan berita ia tewas bunuh diri karena saya ingin dia digantung di depan umum," ujar kakak dari korban pemerkosaan.

"Dia tewas dengan caranya sendiri adalah tidak adil, tapi tidak apa-apa, saya harap yang lainnya akan menghadapi hukuman mati," sambungnya.

Korban pemerkosaan tiga bulan lalu sempat dibawa ke rumah sakit di Singapura karena luka dalam, sebelum dikabarkan tewas dua minggu kemudian. [zul]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya