Berita

Joko Widodo

Wawancara

WAWANCARA

Joko Widodo: Mengurusi Jakarta Saja Sudah Pusing, Kok Mikirin Jadi Capres

SENIN, 11 MARET 2013 | 09:07 WIB

Peluang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi capres atau cawapres 2014 dari PDIP terasa sulit.

Peluang itu diperkirakan hanya kepada Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani.

Melihat hal itulah, sejumlah parpol mengelus bekas Walikota Solo itu menjadi capres atau cawapres.


Misalnya, PKB dan Partai Nasdem menjagokannya sebagai capres. Sementara Partai Golkar dan PAN mengelusnya menjadi cawapres.

Menanggapi tawaran itu, Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo mengatakan, dirinya tidak memikirkan menjadi capres atau cawapres. Konsentrasinya sekarang menjalankan tugas gubernur.

“Saya nggak mikir jadi capres, gimana mau jawab tawaran itu, ha-ha-ha,’’ kata Jokowi kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (9/3).

Berikut kutipan selengkapnya;

Berarti Anda menolak dong?

Ah, kan saya sudah bilang tadi nggak mikirin, kok ditolak. Dipikirin saja tidak, jangan dipolitisir lah.

Sekarang ini lebih penting saya memikirkan DKI Jakarta, seperti mengurus kampung deret, kampung kumuh, penataan sungai Ciliwung, penataan kampung macet, banjir, nomor genap ganjil, monorel, MRT, gitu-gitu saja.

Bukankan sudah saatnya terjadi regenerasi kepemimpinan?

Bu Mega perintahkan saya untuk fokus dan serius dalam mengurusi DKI Jakarta. Saya berharap Jakarta dapat lebih baik, lebih maju dan menjadi ibukota yang kita banggakan di tingkat nasional maupun internasional.

Bukan itu saja, saya kan harus menjalankan tugas saya dengan tanggung jawab penuh. Apalagi kepercayaan dan harapan masyarakat Jakarta kepada saya cukup besar.
 
Barangkali nama Anda disebut-sebut menjadi capres atau cawapres hanya untuk mendongkrak parpol tersebut?
Biarkan saja nama saya dipakai, silahkan saja. Tidak masalah kok.

Kenapa Anda membiarkan?
Saya nggak mengurusi soal itu. Lagipula ngapain juga saya urusi itu. Kerjaan saya banyak kok.

Apa PDI Perjuangan tidak merasa dirugikan?
Saya kira tidak. Sekali lagi, saya  tidak mengurusi soal itu. Yang saya urusi itu rumah susun buat rakyat, pemukiman di Marunda, mengurus kebakaran yang masih sering terjadi di Jakarta, banjir yang masih terjadi, dan macet.
 
Mengurus itu saja buat saya pusingnya minta ampun. Ngapain ngurus isu politik (Capres) kayak gitu.

Kalau Anda sendiri tidak merasa dirugikan?

Tidak. Kalau semuanya mau pakai nama saya juga tidak apa-apa, ha-ha-ha.

Di beberapa survei nama Anda mengalahkan Megawati, apa komentarnya?
Apa lagi soal itu. Saya juga tidak urusi hasil survei itu. Seperti saya bilang tadi, saya lebih baik mengurusi kerjaan saya yang begitu banyak.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya