Berita

Presiden Sahabat Maroko: Perempuan Perdesaan Tulang Punggung Pembangunan

JUMAT, 08 MARET 2013 | 21:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kaum perempuan di kawasan perdesaan di banyak negara, termasuk di Indonesia dan Maroko, adalah tulang punggung pembangunan ekonomi khususnya sektor ril. Dengan demikian sudah sepantasnya perhatian terhadap kaum perempuan di kawasan perdesaan lebih ditingkatkan lagi.

Demikian disampaikan Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko atau Sahabat Maroko, Teguh Santosa, beberapa saat lalu (Jumat malam waktu Indonesia, 8/3). Teguh sedang berada di Rabat, Maroko, untuk menghadiri Konferensi Internasional Perempuan Perdesaan dan Proses Pembangunan.

"Saya kira di semua negara kaum perempuan perdesaan memainkan berbagai peran sekaligus. Selain sebagai ibu, mereka juga terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi keluarga, dan ketahanan pangan masyarakat," ujar Teguh dalam pesan yang diterima redaksi beberapa saat lalu.


Teguh menyambut baik inisiatif Kerajaan Maroko menyelenggarakan konferensi internasional yang dikaitkan dengan peringatan Hari Perempuan. Ratusan delegasi dari sekitar 60 negara menghadiri konferensi yang digelar di Sofitel Hotel Rabat ini.

Konferensi internasional yang diselenggarakan Persatuan Nasional Wanita Maroko (UNFM) tersebut dibuka Putri Mahkota Lalla Meryem, adik dari Raja Muhammad VI.

Teguh juga mengatakan, berbagai studi memperlihatkan kaum perempuan Indonesia yang berada di perdesaan lebih banyak dari kaum perempuan yang hidup di perkotaan. Sebagian besar dari kaum perempuan yang hidup di perdesaan itu terlibat dalam ekonomi pertanian.

Dengan demikian, sambung Teguh, pembangunan sektor pertanian tidak dapat dipisahkan dari dukungan pemerintah terhadap kaum perempuan di perdesaan.

"Banyak yang berpendapat bahwa sektor pertanian kita sudah mulai ditinggalkan karena tak lagi menguntungkan. Harga pupuk yang tinggi, misalnya, dan harga jual produk pertanian yang rendah menjadi salah satu penyebab," demikian Teguh. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya