Berita

LOGO AIMI/IST

Olahraga

Giliran Video 'Lancar Menyusui' Dirilis AIMI

JUMAT, 08 MARET 2013 | 17:35 WIB

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menyatakan telah memproduksi video iklan layanan masyarakat tentang menyusui yang diunggah di situs resmi untuk kedua kalinya.

"Setelah sukses membuat video berjudul 'Ayah ASI', AIMI kembali membuat video iklan layanan masyarakat berjudul 'Benar Awalnya, Lancar Menyusuinya', yang diunggah di situs AIMI," ujar Ketua Umum AIMI Mia Sutanto melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (8/3).

Mia mengatakan bahwa video tersebut dibuat melalui kerja sama antara AIMI dan gerakan global Save The Children. Menurut dia, dalam video berdurasi 12 menit tersebut dijelaskan sembilan poin penting dalam menyusui.


Poin tersebut, antara lain, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Melekat dengan Baik, Kontak Kulit Bayi dan Ibu, Rawat Gabung, Say No to Dot/Empeng, Jangan Batasi Frekuensi Menyusu, Menyusui Pascacaesar/Bayi Prematur, Lingkungan Suportif, dan ASI Tak Tergantikan.

Dia mengatakan bahwa dunia teknologi yang semakin berkembang menambah mudah masyarakat mengakses suatu alat KIE, tanpa biaya yang banyak.

"Video kini dapat diunggah di website dan ditonton oleh masyarakat luas," ujar dia.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa pesan yang diusung melalui video tersebut, yakni memulai mempraktikkan pemberian ASI setelah melahirkan dengan cara-cara dan tahapan yang benar sehingga diharapkan semakin terbuka lebar pintu menuju sukses menyusui.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa pesan dalam video tersebut juga sejalan dengan laporan terbaru yang dikeluarkan oleh organisasi global Save The Children yang berjudul "Superfood untuk bayi: Bagaimana Mengatasi Hambatan untuk Menyusui sehingga Dapat Menyelamatkan Nyawa Anak-anak". Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa 22 persen dari semua kematian bayi baru lahir bisa dicegah jika bayi diberi ASI dalam satu jam pertama kelahirannya.[ant/wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya