Berita

BENDUNG KATULAMPA/IST

Olahraga

Status Katulampa Turun ke Siaga Tiga

Warga Rawan Banjir Diimbau Tetap Waspada
SENIN, 04 MARET 2013 | 20:36 WIB | LAPORAN:

Status Bendung Katulampa kembali menurun menjadi siaga tiga pada petang ini (Senin, 4/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Sebelumnya pada Senin (4/3) tinggi muka air Bendung Katulampa sempat menyentuh 220 cm pada pukul 17.40 Wib dan 250 cm pada pukul 18.00 Wib yang berarti pada level Siaga I atau level tertinggi dari peringatan dini banjir Jakarta," demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu.
 
Meskipun terjadi penurunan, Sutopo mengimbau, warga bermukim di kawasan rawan banjir tetap waspada. Pasalnya, potensi banjir akan tetap terjadi di bagian hilir sungai Ciliwung. BNPB memperkirakan daerah Kelurahan Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, dan Bukit Duri diperkirakan terjadi banjir pada Selasa (5/3) sekitar pukul 03.00-05.00 WIB.


Ia juga mengatakan, tinggi muka air 250 cm di Bendung Katulampa merupakan rekor tertinggi selama musim penghujan periode ini dari November 2012 hingga saat ini.

Saat ini tinggi muka air sungai-sungai di Jakarta pada pukul 19.00 Wib masih normal yaitu:
Siaga II : Katulampa : 150 cm
Siaga IV : Pesanggrahan : 80 cm
Siaga IV : Angke Hulu : 95 cm
Siaga IV : Cipinang Hulu : 100 cm
Siaga IV : Sunter Hulu : 60 cm
Siaga IV : Depok : 110 cm
Siaga IV : Manggarai : 650 cm
Siaga IV : Karet : 400 cm
Siaga IV : Waduk Pluit : -125 cm
Siaga IV : Pasar Ikan : 140 cm
Siaga IV : Pulo Gadung : 365 cm
Siaga IV : Sunter Utara : 47 cm
Siaga IV : Sunter Selatan : 95 cm
Siaga IV : Krukut Hulu : 70 cm

Berdasarkan rata-rata hujan selama 30 tahun pola hujan di Jakarta masih berpotensi tinggi hingga akhir Maret, meskipun tebal hujannya di bawah pada bulan Januari dan Februari. [wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya