Berita

SUNGAI CILIWUNG/IST

Olahraga

Waspada, Air Bah Ciliwung Meluap Selasa Subuh

Banjir Lebih Besar Dibanding 15 Januari 2013
SENIN, 04 MARET 2013 | 19:26 WIB | LAPORAN:

Hujan deras yang mengguyur sejak Senin (4/3) siang menyebabkan tinggi muka air Bendung Katulampa naik secara cepat.

Pada pukul 17.40 WIB tadi posisi permukaan air berada di titik 220 cm dan pukul 18.00 Wib naik menjadi 250 cm. Artinya debit sungai Ciliwung Hulu sudah posisi Siaga I atau tingkat siaga tertinggi.

Begitu penjelasan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu.
 

 
Batasan Siaga I adalah lebih dari 200 cm. Dengan kondisi level siaga tertinggi itu, sambung Sutopo, maka kewenangan pengendalianya langsung menjadi kewenangan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.
 
BNPB memperkirakan pada pukul Selasa (5/3) pagi hari yaitu sekitar pukul 03.00 �" 05.00 Wib banjir bakal menggenangi permukiman sekitar Sungai Ciliwung.
Tinggi banjir ini dapat lebih besar daripada banjir pada pada 15 Januari 2013 yang saat itu tinggi muka air Bendung Katulampa mencapai 210 cm. Ia menyebutkan, daerah yang berpotensi terkena banjir yakni di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung: Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.
 
Masyakarat diminta meningkatkan kesiapsiagaannya terkait Siaga I untuk memantau dan merespons banjir yang berpotensi terjadi untuk wilayah Jakarta Timur di Kelurahan Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Kebon Manggis. Sedangkan wilayah Jakarta Selatan berpotensi terjadi di Kelurahan Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, dan Bukit Duri.[wid] 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya