Novak Djokovic dipastikan melaju ke babak final Dubai Tennis Championships setelah mengalahkan Juan Martin Del Potro pada laga semifinal yang berlangsung di Aviation Tennis Club, Dubai, dinihari kemarin.
Djokovic menang 6-3 dan 7-6 atas Del Potro. Petenis asal Serbia itu tidak menemui kesulitan bertanding di set pertama. Dia menang setelah pukulan balasan Del Potro jatuh terlalu jauh. Di set kedua, Del Potro memperbaiki permainannya dan sempat unggul 3-0.
Namun, ketika kedudukan berubah menjadi 3-1, Del Potro mendapatkan peringatan dari wasit. Dia dinilai terlalu lama mengambil waktu untuk servis, lebih dari 25 detik.
Keputusan tersebut mengundang sorakan dari penonton. Del Potro kemudian lepas kendali dan forehand-nya melebar. Skor berubah menjadi 3-2 tak lama setelahnya.
Djokovic kemudian memaksakan set tersebut menjadi tie-break dan memenanginya tak lama setelah itu, ketika pukulan forehand Del Potro kembali jatuh terlalu jauh.
“Saya kehilangan ketenangan ketika saya berdebat dengan wasit dan Djokovic langsung bangkit dengan cepat,†sesal Del Potro dikutip Yahoosports, kemarin.
Hasil ini memperpanjang catatan kemenangan Djokovic menjadi 17 kali beruntun. “Servisnya sangat powerful, forehand-nya dari belakang garis lapangan juga memberi masalah. Tapi saya bisa bertahan ketika break,†ungkap pemain yang dijuluki Joker itu, seperti dilansir.
Namun demikian, Joker mengaku tidak bermain terlalu baik. Menurutnya, Del Potro merupakan pemain hebat kala memaksanya bermain ketat di set pertama. “Selalu menjadi tantangan menarik melawan petenis sebaik dirinya.â€
Di laga semifinal lainnya, petenis Republik Ceska Tomas Berdych yang bersua Roger Federer berhasil mengandaskan petenis asal Swiss itu dan menggagalkan final idaman Djokovic kontra Fedex. Berdych menang 3-6 7-6 dan 6-4 dan akan menghadapi Djokovic pada partai final besok (hari ini).
“Rasanya benar-benar menakjubkan. Meski Federer merupakan petenis yang tangguh, dan memberikan perlawanan yang bagus di setiap laga, namun kali ini saya mampu tampil lebih baik dibandingkan dia.†[Harian Rakyat Merdeka]