Berita

wahyuni refi/ist

Politik

Pengurangan Impor Dorong Kemandirian Ekonomi

JUMAT, 01 MARET 2013 | 20:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Amanat Nasional mendukung langkah pemerintah mengurangi impor buah-buahan dan daging sapi.

"Selain melindungi kepentingan nasional, kebijakan pengurangan impor dalam jangka panjang merupakan upaya mewujudkan kemandirian ekonomi berbasiskan penguatan ekonomi domestik," ujar Wakil Sekjen DPP PAN, Wahyuni Refi, dalam keterangan persnya, Jumat (1/3).

Mantan ketua Presidum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ini mengatakan, langkah pemerintah mengurangi impor buah-buahan dan daging sapi patut didukung semua pihak pasalnya langkah ini merupakan upaya untuk melindungi kepentingan nasional terutama kepentingan petani dan peternak lokal.


"Dan dalam jangka panjang mendorong kemandirian ekonomi Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyampaikan pemerintah AS mengajukan protes ke World Trade Organization terkait kebijakan pengurangan impor buah-buahan dan daging sapi oleh Indonesia dan mereka meminta Indonesia membuka keran impor daging dari negeri Paman Sam.

Para peternak di AS memang kesal dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mengurangi impor daging, dan mereka menyebutkan tindakan Indonesia sebagai 'knee-jerk political action.' Karena para peternak di AS memang cukup bergantung kepada pasar ekspor.

Untuk hortikultura Kementerian Pertanian melarang impor sejumlah produk buah untuk periode Januari hingga Juni 2013. Enam jenis buah yang dilarang masuk ke Indonesia yakni durian, nanas, melon, pisang, mangga dan pepaya. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya