Berita

Politik

IAGI Dukung Pertamina Kelola Migas Berskala Besar

KAMIS, 28 FEBRUARI 2013 | 21:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) mendukung Pertamina sebagai perusahan migas milik negara untuk fokus dalam pengelolaan lapangan migas yang berskala besar. Dengan demikian diharapkan, Pertamina dapat mengelola migas dengan lebih efisien dan bisa memberikan keuntungan maksimum untuk negara.

"Dalam kerangka cetak biru menjadi pengelola lapangan migas besar, seharusnya Pertamina diberi kesempatan untuk mengelolaan lapangan," kata pengurus IAGI, Erick Rizky, kepada redaksi, Kamis (28/2)

Sedangkan untuk pengembangan lapangan berskala kecil atau marjinal, menurut Eric, Pertamina perlu meningkatkan pembinaan terhadap perusahaan migas nasional melalui kerjasama operasi pengelolaan lapangan migas marjinal. Pertamina dalam hal ini perlu mengutamakan perusahaan-perusahaan migas nasional yang telah terbukti berprestasi dalam pengelolaan lapangan migas marjinal.


"Sumberdaya minyak dan gas bumi merupakan aset nasional yang pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin dengan memaksimalkan peran serta seluruh komponen bangsa. Sehingga, sumberdaya minyak dan gas bumi dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, selama 50 tahun terakhir bangsa Indonesia sudah berpengalaman dalam pengelolaan lapangan minyak dan gas bumi. Bangsa ini telah memiliki kemampuan keuangan, teknis maupun pengendalian atas segala resikonya.

Dari sisi sumberdaya manusia, lanjut Erick, bangsa Indonesia mempunyai ahli-ahli geologi, perminyakan, maupun ahli hukum dan ekonomi yang telah mumpuni dan terbukti berperan aktif dalam pengelolaan sumberdaya migas bukan hanya di tanah air tapi juga di mancanegara.

"Pemerintah Indonesia sudah selayaknya memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi sumber daya manusia Indonesia untuk meningkatkan perannya dalam pengelolaan sumber daya migas nasional. Pertamina sebagai perusahaan milik negara beserta perusahaan-perusahaan migas nasional telah terbukti mampu melakukan pengelolaan sumber daya migas nasional dengan baik," demikian Erick. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya