Berita

ilustrasi

Dunia

Thailand dan Militan Muslim Teken Perjanjian Damai di Malaysia

KAMIS, 28 FEBRUARI 2013 | 12:45 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Untuk pertama kali, Pemerintah Thailand telah menandatangi perjanjian damai dengan pemberontak Muslim demi mengakhiri konflik berkepanjangan di daerah selatan Thailand.

Perjanjian itu ditandatangani di Malaysia oleh Barisan Revolusi Nasional (BRN) salah satu dari kelompok yang ada di Thailand. Setidaknya lebih dari 5.000 orang telah terbunuh sejak konflik meletus di daerah yang didominasi oleh pemeluk agama Islam itu pada 2004.

Seperti dilansir BBC, Kamis (28/2), Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, dan rekannya dari Thailand, Yingluck Shinawatra, akan bertemu di Kuala Lumpur.


Malaysia bertindak sebagai fasilitator dan akan menjadi tempat untuk membicarakan soal perdamaian di Thailand. Penandatanganan dokumen yang nanti ditandatangani di Kuala Lumpur itu pun bakal dimulai dengan proses dialog.

Perwakilan BRN, Hassan Taib, yang menandatangani dokumen, menyatakan kepada wartawan, pihak BRN akan meneruskan pesan perdamaian itu kepada pengikutnya.

"Terima kasih kepada Tuhan, kami akan melalukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini. Kami akan menyampaikan kepada orang-orang kami untuk bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini," ucapnya. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya