Berita

Olahraga

Tamu dari Luar Jakarta Juga Kena Aturan Ganjil-Genap

SENIN, 25 FEBRUARI 2013 | 14:57 WIB | LAPORAN:

Sistem pengawasan kebijakan nomor polisi ganjil-genap akan melibatkan Dinas Perhubungan DKI yang menggandeng Polda Metro Jaya. Kebijakan itu akan diterapkan pada sekitar akhir Juni.

"Kami sedang menyiapkan dengan kepolisian, Electronic Law Enforcement (ELE), dengan kamera dan sebagainya, hingga di bulan Juli nanti," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI,  Udar Pristono, kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Senin (25/2).

Dia mengatakan, Gubernur Joko Widodo memutuskan pada awalnya akan dijalankan secara manual. Soal sampai kapan, tentunya bulan dan waktunya akan diputuskan oleh Gubernur sendiri.


Lanjutnya, peran Kepolisian dalam proses manual dipusatkan sebagai pengawas stiker ganjil-genap. Dan ke depannya, akan melakukan pengamatan melalui CCTV di TMC Polda Metro Jaya. Kebijakan ini juga berlaku untuk kendaraan mobil pribadi dari luar Jakarta.

"Misalnya dari Tangerang, itu tetap berlaku. Polda Metro Jaya kan bukan hanya DKI Jakarta tapi termasuk daerah Tangerang, Bekasi, Depok dan sekitarnya. Kalau luar kota, misalnya D dan E atau sebagainya, kita harus sosialisasikan menyesuaikan diri karena mereka tamu," ucap Udar.

Mengenai anggaran, Pemprov akan menggelontorkan Rp 12,5 miliar untuk kurang lebih 2,5 juta unit kendaraan mobil. Dan untuk pengambilan stiker dapat dilakukan di Polda Metro Jaya pada saat perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Untuk memudahkan mereka pasti membutuhkan stiker itu pada saat perpanjangan STNK pada saat di Polda Metro Jaya, juga disediakan di kantor dinas perhubungan bagi yang memang belum sempat mengambil," terang Udar. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya