Berita

Petra Kvitova

Olahraga

EpisodeCiamik Kvitova

SENIN, 25 FEBRUARI 2013 | 08:58 WIB

Petenis peringkat delapan dunia, Petra Kvitova meraih gelar perdananya pada 2013 dengan menjuarai Dubai Tennis Championship. Petenis asal Ceko itu melibas petenis asal Italia, Sara Errani, 6-2 1-6 6-1, di laga final di Aviation Club Tennis Centre, Uni Emirat Arab, dini hari kemarin WIB.

Kvitova sebenarnya menang mudah pada set pertama. Namun, secara mengejutkan Errani tampil luar biasa pada set kedua. Pada set terakhir, Kvitova bangkit hingga akhirnya menutup dengan kemenangan.

“Saya tahu kalau saya harus terus bertarung untuk setiap bola yang datang, karena dia (Errani) dalam performa terbaik pada set kedua, dan hal itu berlanjut pada set ketiga,” ujar Kvitova di UPI.com.


Kvitova juga menyadari kalau kesalahan yang dibuat Errani pada set ketiga akan membawanya pada gelar juara. “Saat kedudukan 2-1, dan dia gagal melakukan pukulan voli, saya pikir itu adalah turning point bagi saya,” pungkas petenis yang menjadi juara Wimbledon pada 2011 tersebut.

Perjalanan Kvitova pada ajang ini tak bisa dibilang mudah, di mana ia harus mengalahkan para petenis macam Ana Ivanovic, Agnieszka Radwanska, dan Caroline Wozniacki untuk melaju ke partai puncak. Baginya, ini merupakan titel WTA ke-10, sedangkan untuk WTA Dubai, baru kali ini ia mendapatkannya.

Jumat (22/2) lalu, Kvitovia juga menampilkan permainan yang mengejutkan menyebabkan Agnieszka Radwanska gagal mempertahankan gelar juara WTA Dubai. Sang juara bertahan harus mengakui keunggulan Petra Kvitova dua set langsung 6-2 6-4.

Kvitova mendominasi pada game pertama. Juara Wimbledon 2011 itu langsung memimpin dengan skor 4-2 atas Radwanska. Setelah mematahkan servis Radwanska pada game ketujuh, Kvitova memastikan kemenangan pada set pertama dengan skor 6-2.

Radwanska pun mencoba untuk bangkit pada set kedua. Petenis asal Polandia itu sempat menyamakan kedudukan 2-2. Lagi-lagi, Kvitova mampu break servis Radwanska untuk memimpin 4-3. Sebenarnya, Radwanska masih dapat menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Tapi sayang, Kvitova mampu menahan perolehan poin Radwanska dan berhasil memenangi pertandingan 6-4, sekaligus merebut satu tiket ke babak semifinal. “Saya rasa untuk mengalahkan Radwanska di sini, sesuatu hal yang berharga karena dia adalah juara bertahan,” kata Kvitova.

Dia mengatakan bahwa dirinya mampu menang karena bermain agresif dan pukulan keras yang dihempaskan raketnya, dan menurutnya itu adalah kunci kemenangan.
“Saya ingin memenangkan pertandingan dan bermain di setiap pertandingan sesuai keinginan saya. Saya bermain agresif dan memukul bola lebih keras. Saya rasa itu yang menjadi kuncinya, bermain agresif,” ujarnya di Emirates247. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya