Berita

ilustrasi

Anas Urbaningrum Ibarat Bayi Lahir Yang Tak Diinginkan

SABTU, 23 FEBRUARI 2013 | 15:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL.  Anas Urbaningrum tampaknya yakin betul bahwa kasus yang saat ini ia hadapi bernuansa politis. Bahkan, ia menengarai kasus proyek Hambalang yang disangkakan kepadanya ini sebagai bentuk penolakan dirinya menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

"Kalau mau ditarik agak jauh ke belakang, ini pasti terkait dengan kongres Partai Demokrat," ujar Anas dalam konferensi pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (Sabtu, 23/2).

"Saya tidak akan cerita panjang. Inti dari kongres itu ibarat bayi baru lahir. Anas adalah bayi lahir yang tidak diharapkan. Dan rangkaian itu sangat panjang dan saya alami menjadi rangkaian panjang di Demokrat," sambungnya.


Meski begitu, saat terjun ke politik dan bergabung ke Partai Demokrat, Anas sudah sadar betul baha politik kasar. Karena dalam dunia politik banyak terdapat intrik-intrik.

"Saya alami itu dan saya tahu konsekuensi-konsekuensinya. Dan ketika tahu itu saya tidak akan mengeluh dan saya punya keyakinan kuat dan saya anggap sebagai sebuah kelaziman, tidak ganjil dan tidak aneh. Termasuk di Partai Demokrat yang tradisinya masih muda," tandasnya.

Pada Kongres Demokrat di Bandung Mei 2010 lalu ada tiga calon. Selain Anas, juga tampil Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie. Namun, jamak diketahui, yang didukung Istana adalah Andi Mallarangeng.[zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya