Berita

ILUSTRASI

Wawancara

Pelaku TNI Korban Penembakan Sudah Terdeteksi

KAMIS, 21 FEBRUARI 2013 | 19:24 WIB | LAPORAN:

Pemerintah mengaku telah mengetahui kelompok bersenjata mana yang diduga melakukan penyerangan dan penghadangan terhadap anggota TNI di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Meski begitu, selain masih dalam pengejaran, aparat keamanan enggan gegabah melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Secara intelijen sudah ada pihak-pihak mana saja. Tetapi, kita tidak boleh gegabah menangkap," kata Menteri Polhukam Djoko Suyanto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, Kamis (21/2).


Menurut Djoko, tempat kejadian pertama di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya diindikasikan merupakan tempat aktivitas kelompok bersenjata pimpinan Goliat Tabuni. Sedangkan, tempat kejadian kedua di kampung Tanggulinik, Distrik Sinak diperkirakan merupakan tempat aktivitas kelompok bersenjata pimpinan Murib.

"Sekali lagi kita tidak boleh gegabah melakukan penangkapan. Syukur-syukur kalau ada di antara mereka mendeklarasikan sebagai pihak yang bertanggung jawab," jelasnya.

Djoko menambahkan, belum diketahui motif daripada pelaku penyerangan dan penghadangan yang menewaskan delapan prajurit TNI dan melukai satu orang tersebut.

"Sampai sore ini masih belum ada pesan atau pernyataan dari kelompok mana, dan apa yang menjadi tujuan mereka," imbuhnya. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya