Berita

Andrea Dovizioso

Olahraga

Performa Makin Memburuk Ducati Dilanda Hujan Kritik

SABTU, 16 FEBRUARI 2013 | 09:09 WIB

Buruknya performa motor Ducati di sesi latihan perdana jelang musim balap MotoGP 2013 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pekan lalu, terus menuai kritik dari pebalapnya.

Kali ini, kritikan itu dilontarkan rider baru tim pabrikan, Andrea Dovizioso. Pebalap asal Italia itu pun lantas meminta timnya segera melakukan penyempurnaan.

Berkaca dari hasil sesi latihan itu, Dovizioso menilai, performa Ducati harus ditingkatkan lagi agar bisa bersaing dengan pebalap lainnya di balapan resmi nanti. Balapan resmi perdana bakal digelar awal Maret nanti.


“Saya sangat berharap, tim menemukan formula yang mampu meningkatkan kecepatan motor. Tak hanya itu mereka juga harus melakukan perbaikan secara menyeluruh,” kata Dovizioso seperti dilansir Crash, kemarin.

Kendati begitu, pebalap 26 tahun itu menyadari kondisi sulit yang dialami Ducati sejak masih memperkuat tim Yamaha Tech 3 musim lalu. “Situasinya sungguh berat, tapi semua orang mengetahuinya sebelum kami datang ke sini. Perbedaan dari waktu sangat jauh. Kami mengetahuinya dengan baik.”

Selama memperkuat Yamaha Tech 3 musim lalu, Dovizioso berhasil meraih podium sebanyak enam kali. Torehan itu lebih baik dari prestasi Valentino Rossi yang cuma menggapai tiga kali podium saat dua tahun memperkuat Ducati.

Perlu diketahui, dalam tes yang berlangsung 5-7 Februari lalu, Ducati masih belum juga menunjukan perbaikan performa motor. Catatan terbaik mereka adalah bertengger di peringkat sembilan diraih Nicky Hayden yang menempati posisi itu setelah menempuh waktu 2,084 detik.

Selisih waktu lebih lambat dari pebalap tercepat saat ini, Dani Pedrosa, yang membukukan waktu terbaik dua menit 0,1 detik. Sedangkan Dovizioso berada di posisi 10 dengan torehan waktu terbaik dua menit 2,227 detik. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya