Berita

Dunia

Menteri Komunikasi: Kondisi Kesehatan Presiden Membaik

SABTU, 16 FEBRUARI 2013 | 08:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Selama dua bulan terakhir pemerintah dikritik berbagai kalangan dalam dan luar negeri karena seakan-akan sengaja menutup-nutupi kondisi kesehatan Presiden Venezuela Hugo Chavez yang sedang dalam perawatan medis serius pasca operasi 11 Desember lalu.

Setitik cahaya terang baru terlihat setelah hari Jumat kemarin (15/2) Kementerian Informasi Venezuela merilis sejumlah foto yang memperlihatkan keadaan Chavez setelah menjalani operasi dan berbagai terapi untuk menjinakkan kanker yang dideritanya.

Dalam salah satu foto yang dirilis itu tampak Chavez tengah berbaring diapit kedua putrinya. Satu foto lagi memperlihatkan Chavez tengah membaca koran resmi pemerintah, Granma, didampingi kedua putrinya itu. Di kedua foto tersebut wajah Chavez terlihat sedikit bengkak.


Menurut Menteri Komunikasi, Ernesto Villegas, untuk sementara sang presiden sedikit kesulitan berbicara setelah tim dokter yang merawatnya memasukkan semacam selang ke kerongkongan.

"Dua bulan setelah operasi yang rumit, pasien (Chavez) tetap sadar dan dapat terus berkomunikasi dengan dengan tim pemerintahannya," ujar Villegas.

Menurutnya, foto-foto tersebut diambil sehari sebelum dirilis (Kamis malam, 14/2) di rumah sakit di Kuba tempat Chavez dirawat.

Secara terpisah, Menteri Teknologi Venezuela, Jorge Arreaza, juga mengatakan Chavez mampu berkomunikasi walau sedikit terganggu oleh peralatan medis yang ada di tubuhnya.

Kesehatan yang memburuk membuat Chavez tidak bisa segera pulang ke Caracas untuk menghadiri pelantikan dirinya sebagai presiden untuk periode kedua pada 10 Januari lalu. Kelompok oposisi mengatakan, penundaan pelantikan melanggar konstitusi.

Sementara Mahkamah Agung Venezuela dapat memahami situasi sulit yang tengah dihadapi Chavez. Menurut MA, presiden tidak perlu hadir dalam pelantikan untuk melanjutkan pemerintahannya.

Dalam jumpa pers di Caracas kemarin, Menteri Informasi Villegas juga mengatakan dirinya yakin Chavez akan segera pulang ke negerinya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya