Selama dua bulan terakhir pemerintah dikritik berbagai kalangan dalam dan luar negeri karena seakan-akan sengaja menutup-nutupi kondisi kesehatan Presiden Venezuela Hugo Chavez yang sedang dalam perawatan medis serius pasca operasi 11 Desember lalu.
Setitik cahaya terang baru terlihat setelah hari Jumat kemarin (15/2) Kementerian Informasi Venezuela merilis sejumlah foto yang memperlihatkan keadaan Chavez setelah menjalani operasi dan berbagai terapi untuk menjinakkan kanker yang dideritanya.
Dalam salah satu foto yang dirilis itu tampak Chavez tengah berbaring diapit kedua putrinya. Satu foto lagi memperlihatkan Chavez tengah membaca koran resmi pemerintah, Granma, didampingi kedua putrinya itu. Di kedua foto tersebut wajah Chavez terlihat sedikit bengkak.
Menurut Menteri Komunikasi, Ernesto Villegas, untuk sementara sang presiden sedikit kesulitan berbicara setelah tim dokter yang merawatnya memasukkan semacam selang ke kerongkongan.
"Dua bulan setelah operasi yang rumit, pasien (Chavez) tetap sadar dan dapat terus berkomunikasi dengan dengan tim pemerintahannya," ujar Villegas.
Menurutnya, foto-foto tersebut diambil sehari sebelum dirilis (Kamis malam, 14/2) di rumah sakit di Kuba tempat Chavez dirawat.
Secara terpisah, Menteri Teknologi Venezuela, Jorge Arreaza, juga mengatakan Chavez mampu berkomunikasi walau sedikit terganggu oleh peralatan medis yang ada di tubuhnya.
Kesehatan yang memburuk membuat Chavez tidak bisa segera pulang ke Caracas untuk menghadiri pelantikan dirinya sebagai presiden untuk periode kedua pada 10 Januari lalu. Kelompok oposisi mengatakan, penundaan pelantikan melanggar konstitusi.
Sementara Mahkamah Agung Venezuela dapat memahami situasi sulit yang tengah dihadapi Chavez. Menurut MA, presiden tidak perlu hadir dalam pelantikan untuk melanjutkan pemerintahannya.
Dalam jumpa pers di Caracas kemarin, Menteri Informasi Villegas juga mengatakan dirinya yakin Chavez akan segera pulang ke negerinya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.
[ian]