Berita

Julia Perez

Blitz

Jupe Diminta Ikhlas Dipenjara

JUMAT, 15 FEBRUARI 2013 | 09:31 WIB

Jupe bingung surat panggilan Kejaksaan dikirim ke mana. Tahu dirinya bakal dieksekusi cuma dari pemberitaan media saja.

Detik-detik menegangkan bagi Julia Perez (Jupe). Pasalnya, bila menyambangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur, Jupe akan langsung dieksekusi (ditahan) berdasarkan putusan Mahkamah Agung terkait kasus cakar-cakaran dengan Dewi Perssik (Depe).

“Kalau datang ya kita langsung, karena ini pelaksanaan putusan ya. Nggak ada upaya hukum dan keberatan. Memang diberi kesempatan PK (Peninjauan Kembali). Tapi permohonan tersebut tidak menunda pelaksanakan eksekusi,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Andi Herman kepada wartawan, kemarin.


“Melaksanakan hukuman yang sudah ditentukan, ya langsung dimasukkan ke (rutan) Pondok Bambu,” lanjutnya.

Namun hingga kemarin sore, Jupe belum menunjukkan batang hidungnya di Kejari Jakarta Timur. Ditengarai, kekasih Gaston Castano itu, belum menerima surat pemanggilan pertama. Sebab, Jupe tidak lagi tinggal di alamat yang tertera dalam berkas.

“Makanya panggilan belum sampai ke yang bersangkutan. Menurut info yang bersangkutan tinggal di rumah orangtuanya. Kalau alamat rumah ibunya sudah didapat, akan ada panggilan kedua,” tutur Andi.

Lantas dimana gerangan si Jupe berada? Menurut manajernya, Mario, tidak ada alasan Jupe datang ke Kejaksaan. Dia bilang, Jupe belum menerima pemberitahuan apa pun.

“Jupe no comment, karena memang kita nggak dikasih kabar apa-apa soal kelanjutan kasus ini. Saya sendiri baru denger dari teman-teman media kemarin (Rabu) dan hari ini (kemarin),” ungkap Mario saat dihubungi Rakyat Merdeka.

Ia juga membantah adanya salah alamat terhadap surat pemberitahuan penangkapan yang dikirim pihak Kejaksaan.

“Kami nggak tahu kirimnya ke mana dan untuk siapa. Yang jelas, kelanjutan kasus Jupe dan Depe ini kami hanya mengetahui melalui media saja,” cetusnya. Ditegaskan, Jupe sangat menghormati proses hukum yang telanjur berjalan. Namun ya itu tadi, bintang film Gending Sriwijaya ini masih ‘buta’ perihal up date kasusnya.
“Kami nggak tahu sama sekali. Bukan tidak mengindahkan soal ini, tapi kami, saya pribadi tidak menerima pemberitahuan apa pun,” cetus Mario.

Kepadanya, Jupe sempat meminta dukungan dan doa agar kasusnya segera terselesaikan.

Kata Mario, hubungan Jupe dan Depe saat ini baik-baik saja. Terlebih setelah keduanya bertemu di ajang penghargaan musik dangdut beberapa waktu lalu.

“Hubungan memang sudah baik, pasca tampil satu panggung, bahkan jauh sebelum itu. Apalagi acara itu ditayangkan secara langsung. Jadi memang nggak ada yang ditutupi keduanya,” ucap Mario.

Sementara pihak Kejari berencana melayangkan panggilan kedua pada Jupe. Mereka berharap Jupe mau bersikap kooperatif.

“Jupe memang setiap saat bisa dijumpai di TV karena dia merupakan seorang public figure. Kita dalam menegakkan hukum perlu melakukan cara-cara elegan,” tutur Andi.

Jika Jupe tak mengindahkan panggilan lagi, maka akan dilakukan upaya agar yang bersangkutan bisa hadir memenuhi putusan. “Sebenarnya ini kan eksekusi. Jadi tidak terikat pada panggilan pertama atau kedua. Melakukan panggilan secara paksa juga tidak masalah,” imbuhnya.

Besar harapan Andi agar Jupe mau berbesar hati untuk memenuhi putusan ini. “Sebagai warga yang baik tentu akan patuh hukum. Saya mengharapkan putusan itu bisa dilaksanakan dengan baik. Apalagi putusan ini tidak memakan waktu lama,” tukas Andi.

Berdasarkan surat Putusan MA No. 913 K/Pid/2012 tanggal 12 Desember 2012 yang diperlihatkan Andi,  panggilan Jupe ke Kejari untuk melaksanakan putusan atas kasus penganiayaan terhadap Depe berupa hukuman kurungan selama 3 bulan.
[Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya